Tugas Kampus Ku
Would you like to react to this message? Create an account in a few clicks or log in to continue.

Tugas Kampus untuk DosenKu Mr. Muhamad Danuri, M.Kom


You are not connected. Please login or register

TUGAS 5 - Kode Etiknya

+13
a andre
rizkiana nurmalasari
Raditya BN
Eko Setyawan Krisdayanto
agung wahyudi (jaligung)
Agus Achmad Nastain
Faza Ahmad
nurlailafitriya
Inayatul B
Ulfah Zahriyatul
Zuvita Yuss Fiedha W
intanyuliatun
admin
17 posters

Go down  Message [Halaman 1 dari 1]

1TUGAS 5 - Kode Etiknya Empty TUGAS 5 - Kode Etiknya Mon Mar 30, 2015 11:29 am

admin

admin
Admin

Carilah :
- contoh organisasi profesi dan
- kode etiknya…

Kirim ke Tugasku.netgoo.org

https://tugasku.forumid.net

2TUGAS 5 - Kode Etiknya Empty kode etik profesi sistem analis Mon Mar 30, 2015 7:56 pm

intanyuliatun

intanyuliatun

KODE ETIK PROFESI

Etika profesi menurut keiser dalam ( Suhrawardi Lubis, 1994:6-7 ) adalah sikap hidup berupa keadilan untuk memberikan pelayanan professional terhadap masyarakat dengan penuh ketertiban dan keahlian sebagai pelayanan dalam rangka melaksanakan tugas berupa kewajiban terhadap masyarakat.

Kode etik profesi adalah system norma, nilai dan aturan professional tertulis yang secara tegas menyatakan apa yang benar dan baik, dan apa yang tidak benar dan tidak baik bagi professional. Kode etik menyatakan perbuatan apa yang benar atau salah, perbuatan apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari. Tujuan kode etik yaitu agar professional memberikan  jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabahnya. Dengan adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak professional.

Tiga Fungsi dari Kode Etik Profesi

- Kode etik profesi memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi  tentang prinsip profesionalitas yang digariskan.

- Kode etik profesi merupakan sarana kontrol sosial bagi masyarakat  atas profesi yang bersangkutan.

- Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak diluar organisasi  profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi

ETIKA PROFESI IT

Secara umum, pekerjaan atau profesi dalam bidang teknologi informasi setidaknya terbagi dalam 4 kelompok sesuai bidangnya.

1. Kelompok pertama, adalah mereka yang bergelut di dunia perangkat lunak ( software ), baik mereka yang merancang system operasi,d atabase maupun system aplikasi. Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :

- Sistem analis, merupakan orang yang bertugas menganalisa system yang akan diimplementasikan, mulai dari menganalisa system yang ada, kelebihan dan kekurangannya, sampai studi kelayakan dan desain system yang akan dikembangkan.
- Programer, merupakan orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan system analis, yaitu membuat program ( baik aplikasi maupun system operasi ) sesuai system yang dianalisa sebelumnya.

- Web designer, merupakan orang yang melakukan kegiatan perencanaan, termasuk studi kelayakan, analisis dan desain terhadap suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web.

- Web programmer, merupakan orang yang bertugas mengimplementasikan rancangan web designer, yaitu membuat program berbasis web sesuai desain yang telah dirancang sebelumnya.

2. Kelompok kedua, adalah mereka yang bergelut di bidang perangkat keras ( hardware ). Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :

- Technical engineer, sering juga disebut teknisi, yaitu orang yang berkecimpung dalam bidang teknik, baik mengenai pemeliharaan maupun perbaikan perangkat system computer.

- Networking engineer, adalah orang yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan computer dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya.
3. Kelompok ketiga, adalah mereka yang berkecimpung dalam operasional system informasi. Pada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan-pekerjaan seperti :
- EDP Operator, adalah orang yang bertugas mengoperasikan program-program yang berhubungan dengan electronic data processing dalam lingkungan sebuah perusahaan atau organisasi lainnya.

- System Administrator, merupakan orang yang bertugas melakukan administrasi terhadap system, memiliki kewenangan menggunakan hak akses terhadap system, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah system.

- Mis Director (Management Information System), merupakan orang yang memiliki wewenang paling tinggi terhadap sebuah system informasi, melakukan manajemen terhadap system tersebut secara keseluruhan baik perangkat keras, perangkat lunak maupun sumber daya manusianya.
4. Kelompok keempat, adalah mereka yang berkecimpung di pengembangan bisnis Teknologi Informasi. Pada bagian ini, pekerjaan diidentifikasikan oleh pengelompokan kerja di berbagai sektor di industri Teknologi Informasi.


KODE ETIK PROFESI SISTEM ANALIS

Analis sistem adalah seseorang yang bertanggung jawab atas penelitian, perencanaan, pengkoordinasian, dan merekomendasikan pemilihan perangkat lunak dan sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi bisnis atau perusahaan. Analis sistem memegang peranan yang sangat penting dalam proses pengembangan sistem. Seorang analis sistem harus memiliki setidaknya empat keahlian: analisis, teknis, manajerial, dan interpersonal (berkomunikasi dengan orang lain).
Kemampuan analisis memungkinkan seorang analis sistem untuk memahami perilaku organisasi beserta fungsi-fungsinya, pemahaman tersebut akan membantu dalam mengidentifikasi kemungkinan terbaik serta menganalisis penyelesaian permasalahan. Keahlian teknis akan membantu seorang analis sistem untuk memahami potensi dan keterbatasan dari teknologi informasi. Seorang analis sistem harus mampu untuk bekerja dengan berbagai jenis bahasa pemrograman, sistem operasi, serta perangkat keras yang digunakan. Keahlian manajerial akan membantu seorang analis sistem mengelola proyek, sumber daya, risiko, dan perubahan. Keahlian interpersonal akan membantu analis sistem dalam berinteraksi dengan pengguna akhir sebagaimana halnya dengan analis, programer, dan profesi sistem lainnya.

Analis sistem bisa pula menjadi perantara atau penghubung antara perusahaan penjual perangkat lunak dengan organisasi tempat ia bekerja, dan bertanggung jawab atas analisis biaya pengembangan, usulan desain dan pengembangan, serta menentukan rentang waktu yang diperlukan. Analis sistem bertanggung jawab pula atas studi kelayakan atas sistem komputer sebelum membuat satu usulan kepada pihak manajemen perusahaan.

Analis Sistem juga biasa disebutkan dengan nama system designer/business analyst/system consultant/system engineer/software engineer/sistem analyst programmer/information system engineer. Terkadang dalam pengembangan sistem antara System analyst dan programmer sulit dibedakan karena dalam penerapannya kedua jenis pekerja ini dapat merangkap dua tugas sekaligus apakah itu Analis Sistem yang merangkap sebagai Programmer ataupun Programmer yang meragkap sebagai Analis Sistem. Namun sebenarnya berdasarkan tugas dan tanggungjawab masing-masing kedua jenis profesi ini dapat dibedakan, berikut ini tugas dan tanggungjawab Analis Sistem dan Programmer:

Sistem analis:
a) Tanggungjawab analis sistem tidak hanya pada pembuatan program komputer saja, tetapi pada sistem secara keseluruhan.

b) Pengetahuan analis sistem harus luas, tidak hanya pada teknologi komputer, tetapi juga pada bidang aplikasi yang ditanganinya.

c) Pekerjaan analis sistem dalam pembuatan program terbatas pada pemecahan masalah secara garis besar.

d) Pekerjaan analis sistem melibatkan hubungan banyak orang, tidak terbatas pada sesama analis sistem,programer tetapi juga pemakai sistem dan manajer.

Programmer:
a) Tanggungjawab pemrogram terbatas pada pembuatan program komputer.

b) Pengetahuan programer cukup terbatas pada teknologi komputer, sistem komputer, utilitas dan bahasa-bahasa program yang diperlukan.

c) Pekerjaan programer sifatnya teknis dan harus tepat dalam pembuatan instruksi-instruksi program.
d) Pekerjaan programer tidak menyangkut hubungan dengan banyak orang,terbatas pada sesama pemrogram dan analis sistem yang mempersiapkan rancang bangun(spesifikasi) program.

Analis sistem harus mempunyai pengetahuan yang luas dan keahlian yang khusus. Beberapa analis setuju bahwa pengetahuan-pengetahuan dan keahlian berikut sangat diperlukan bagi seorang analis sistem yang baik:

a) Pengetahuan dan keahlian tentang teknik pengolahan data, teknologi komputer dan pemograman komputer

- Keahlian teknis yang harus dimiliki adalah termasuk keahlian dalam penggunaan alat dan teknik untuk pengembangan perangkat lunak aplikasi serta keahlian dalam menggunakan komputer.

- Pengetahuan teknis yang harus dimiliki meliputi pengetahuan tentang perangkat keras, teknologi komunikasi data, bahasa-bahasa komputer, sistem operasi, utiliti, dan paket-paket perangkat lunak lainnya.

b) Pengetahuan tentang bisnis secara umum
Aplikasi bisnis merupakan aplikasi yang sekarang paling banyak diterapkan, maka analis sistem harus mempunyai pengetahuan tentang ini. Pengetahuan ini dibutuhkan supaya analis sistem dapat berkomunikasi dengan pemakai sistem. Pengetahuan tentang bisnis ini meliputi akuntansi keuangan, akuntansi biaya, akuntansi manajemen, sistem pengendalian manajemen, pemasaran produksi, manajemen personalia, keuangan, perilaku organisasi, kebijaksanaan perusahaan dan aspek-aspek bisnis lainnya.

c) Pengetahuan tentang metode kuantitatif
Dalam membangun model-model aplikasi, analis sistem banyak menggunakan metode-metode kuantitatif seperti linier programming, dynamic programming, regresion, network, decision tree, trend, simulasi.

d) Ahli memecahkan masalah kompleks ke dalam masalah kecil
Analis sistem harus mempunyai kemampuan untuk meletakkan permasalahan-permasalahan komplek yang dihadapi oleh bisnis, memecah-mecah masalah tersebut ke dalam bagian-bagiannya, menganalisisnya dan kemudian harus dapat merangkainya kembali menjadi suatu sistem yang dapat mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut.

e) Ahli berkomunikasi dan membina hubungan
Analis sistem harus mempunyai kemampuan untuk mengadakan komunikasi baik secara lisan maupun tertulis. Keahlian ini diperlukan di dalam wawancara, presentasi, rapat dan pembuatan laporan-laporan.

f) Memahami metodologi pengembangan sistem informasi
Manusia merupakan faktor yang kritis di dalam sistem dan watak manusia satu dengan yang lainnya berbeda. Analis sistem yang kaku dalam membina hubungan kerja dengan personil-personil lainnya yang terlibat, akan membuat pekerjaannya menjadi tidak efektif. Apalagi bila analis sistem tidak dapat membina hubungan yang baik dengan pemakai sistem, maka akan tidak mendapat dukungan dari pemakai sistem atau manajemen dan kecenderungan pemakai sistem akan mempersulitnya.

Dalam pengembangan Sistem yang besar biasanya melibatkan banyak personil dalam satu tim, dalam tim tersebut bisa terdapat lebih dari satu orang Analis Sistem. Berikut adalah tingkatan Analis Sistem dalam tim pengembang sistem:

1. Manajer analis sitem (manage of systems analyst)
Manajer analis sistem disebut juga sebagai koordinator proyek dan mempunyai tugas dan tanggungjawab sebagai berikut:
a) Sebagai ketua atau koordinator tim pengembangan sistem

b) Mengarahkan, mengontrol dan mengatur anggota tim pengembangan sistem lainnya.

c) Membuat jadwal pelaksanaan proyek pengembangan sistem yang akan dilakukan.

d) Bertanggungjawab dalam mendefinisikan masalah, studi kelayakan, disain sistem dan penerapannya.

e) Memberikan rekomendasi-rekomendasi perbaikan sistem.

f) Mewakili tim untuk berhubungan dengan pemakai sistem dalam hal perundingan-perundingan dan pemberian-pemberian nasehat kepada manajemen dan pemakai sistem.

g) Membuat laporan-laporan kemajuan proyek (progress report).

h) Mengkaji ulang dan memeriksa kembali hasil kerja dari tim.

2. Ketua analis sistem (lead systems analyst)
Ketua analis sistem biasanya menjabat sebagai wakil dari manajer analis sistem. Tugasnya adalah membantu tugas dari manajer analis sistem dan mewakilinya bila manajer analis sistem berhalangan.

3. Analis sistem senior
Analis sistem senior (senior systems analyst) merupakan analis sistem yang sudah berpengalaman.

4. Analis sistem junior (junior systems analyst)
Analisis sistem junior merupakan analis sistem yang belum berpengalaman dan masih membutuhkan bimbingan-bimbingan dari analis sistem yang lebih senior. Analis sistem junior ini sering juga disebut dengan analis sistem yang masih dilatih (systems analyst trainee).


Demikian penjelasan mengenai  kode etik, etika profesi yang berkaitan dengan teknologi system informasi. Kurang lebihnya mohon maaf. Semoga bermanfaat.

Sumber:
http://etikprofesibsi.blogspot.com/2011/11/etika-profesi-it.html?m=1
http://team88-wawasansosial.blogspot.com/2011/11/kode-etik-seorang-system-analis.html?m=1
https://yanhasiholan.wordpress.com/2013/10/16/pengertian-etika-profesi-dan-etika-profesi/
https://indahwardani.wordpress.com/2011/05/11/pengertian-etika-profesi-etika-profesi-dan-kode-etik-profesi/

3TUGAS 5 - Kode Etiknya Empty KODE ETIK SUATU PROFESI Tue Mar 31, 2015 10:36 am

Zuvita Yuss Fiedha W

Zuvita Yuss Fiedha W

Profesi yang saya pilih adalah Database Administrator
Sebagai Database Administrator mempunyai kode etik dan tanggung jawab sebagai berikut :


1. Mampu menjaga kerahasiaan data
2. Mampu beradaptasi dengan berbagai management system database
3. Memahami jenis data dan mekanismenya
4. Biasa menganalisa suatu management system database dengan cara yang baik
5. Mempunyai sikap yang tegas
6. Memberi wewenang kepada pihak tertentu
7. Tidak boleh membeberkan informasi kelemahan system
8. Tidak mempublikasikan tentang management system


SUMBER : http://hendrasumitro.blogspot.com/2014/01/kode-etik-dan-tanggung-jawab-sebagai.html

4TUGAS 5 - Kode Etiknya Empty KODE ETIK ADMINISTRATOR Tue Mar 31, 2015 11:39 am

Ulfah Zahriyatul

Ulfah Zahriyatul

Admin atau administrator adalah profesi yang bertugas untuk melakukan administrasi sistem, memelihara sistem, mengatur hak akses sistem, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan operasional sebuah sistem. Admin biasanya masuk dalam divisi teknologi dan informasi di sruktur organisasi perusahaan.

Ruang lingkup kerja admin sangat beragam, tergantung dari besarnya suatu organisasi.  Admin harus mampu menyelesaikan masalah pada bidang teknologi dan informasi yang dikuasai. Sebelum menjadi admin, tentu admin tersebut sudah dibekali dengan ilmu pengetahuan yang cukup tentang hardware dan software.

Biasanya, sebelum bekerja di sebuah perusahaan, admin juga sudah memiliki pengalaman dalam bidang TI, terutama pada bidang supporting system seperti troubleshooting hardware, troubleshooting software, dan hal-hal lain yang terkait. Admin tersebut biasanya sudah menjalani masa magang selama beberapa bulan sebelum bekerja.

Jika anda seorang perempuan yang tertarik untuk bekerja menjadi admin, tentu saja anda harus mengetahui hal-hal apa yang dibutuhkan untuk menjadi seorang admin dan bagaimana seharusnya sikap seorang seorang admin.


Berikut ini adalah kode etik yang harus dipatuhi oleh admin. Kode etik tersebut merupakan hal-hal yang menjadi landasan dan pegangan admin saat menjalankan tugasya dalam proses administrasi perusahaan.

• Profesionalisme: Seorang admin harus bekerja secara profesional. Admin harus mampu menjalankan tugasnya sesuai dengan peraturan dan protokol di bidang yang dijalaninya.

Admin harus memiliki komitmen, kejujuran, tanggung jawab, penguasaan materi, dan berfikir sistematik untuk menjadi admin yang profesional.

• Integritas Pribadi: Seorang admin harus berperilaku jujur untuk urusan profesionalitas. Menghindari konflik prasangka dan kemungkinan, dan selalu merasa tertantang untuk menyelesaikan pekerjaan.

• Privasi: Admin harus mampu menjaga dan melindungi segala bentuk kerahasiaan informasi yang dapat diakses tanpa metode apapun. Admin hanya akan mengakses info rahasia sistem komputer ketika hanya diperlukan untuk pelaksanaan tugas-tugas teknis/

• Pendidikan: Admin harus selalu mau belajar dan memperbaharui pengatahuan teknisnya dan mempelajari pekerjan lain yang masih berhubungan dengan keterampilan admin. Dengan pengetahuan yang semakin berkembang, admin dapat menginovasi pekerjaannya untuk mengadministrasi perusahaan dengan cara yang lebih efektif dan efisien.

• Tanggung Jawab Etika: Admin harus mampu untuk menciptakan dan mempertahankan produktivitas, rasa aman, dan sehat di tempat ia bekerja. Admin dituntut untuk melakukan yang terbaik dalam membuat keputusan yang memikirkan dampak dari keputusannya tersebut termasuk memikirkan privasi dan keselamatan perusahaan dan publik.

Selain itu, admin juga harus segera menyelesaikan berbagai macam hal yang dapat menjadikan bahaya atau resiko yang tak terduga dari perusahaan. Etika profesi admin aalah bagian etika yang menyangkut bagaimana admin harus menjalankan pekerjaannya dengan baik sehingaa admin dapat bekerja sebaik mungkin dan dapat mempertanggung jawabkan tugasnya.[/justify]

sumber : http://perempuan.com/read/kode-etik-untuk-menjadi-seorang-admint/

5TUGAS 5 - Kode Etiknya Empty Re: TUGAS 5 - Kode Etiknya Tue Mar 31, 2015 12:45 pm

Inayatul B

Inayatul B

Etika  Profesi Seorang Programmer Komputer

Kode etik seorang programmer adalah sebagai berikut :

1.    Seorang programmer tidak boleh membuat atau mendistribusikan Malware.
2.    Seorang programmer tidak boleh menulis kode yang sulit diikuti dengansengaja.
3.    Seorang programmer tidak boleh menulis dokumentasi yang dengan sengaja untuk membingungkan atau tidak akurat.
4.    Seorang programmer tidak boleh menggunakan ulang kode dengan hak cipta kecuali telah membeli atau telah meminta izin.
5.    Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh pihak kedua tanpa izin.
6.    Tidak boleh mencuri software khususnya development tools.
7.    Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam suatu proyek secara bersamaan kecuali mendapatkan izin.
8.    Tidak boleh menulis kode yang dengan sengaja menjatuhkan kode programmer lain untuk mengambil keuntungan dalam menaikkan status.
9.    Tidak boleh membeberkan data-data penting karyawan dalam perusahaan.
10.   Tidak boleh memberitahu masalah keuangan pada pekerja dalam pengembangan suatu proyek.
11.   Tidak pernah mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain.
12.   Tidak boleh mempermalukan profesinya.
13.   Tidak boleh secara asal-asalan menyangkal adanya bug dalam aplikasi.
14.   Tidak boleh mengenalkan bug yang ada di dalam software yang nantinya programmer akan mendapatkan keuntungan dalam membetulkan bug.
15.   Terus mengikuti pada perkembangan ilmu komputer.
Sumber:http://etikaprofesi12345.blogspot.com/2013/05/etika-profesi-seorang-programmer.html

6TUGAS 5 - Kode Etiknya Empty Re: TUGAS 5 - Kode Etiknya Wed Apr 01, 2015 2:17 pm

nurlailafitriya

nurlailafitriya

Etika Profesi System Administator



Etika System Administrator

Seorang sistem administrator umumnya memiliki kode etik sama seperti kode etik profesilainnya, karena ketika berhubungan dengan profesi seseorang akan selalu dituntut memiliki responsibility (rasa tanggung jawab) penuh terhadap apa yang ditawarkan, apa yang diberikan kepada user/kantor.
-Kode etik bagi seorang administrator yang harus dipatuhi adalah sebagai berikut:
1. Profesionalisme : Profesional adalah menjalankan pekerjaan atau layanan sesuaidengan protokol dan peraturan dalam bidangyang dijalaninya.
2. Integritas Pribadi : Berlaku jujur dalam urusan profesionalitas, dan tantangan yg akan datang dan dampak dari kesalahan dilakukan.
3. Privasi : Menjaga dan melindungi kerahasiaan informasi apapun yang bisadiakses tanpa dengan metode apapun.
4.  Hukum dan Kebijakan : Mendidik dirisendiri dan orang lain supaya relevan pada undang-undang,  peraturan dan kebijakan mengenai kinerja tugas-tugas.
5. Integritas Sistem : Memastikan integritas yang diperlukan, kehandalan, dan ketersediaansistem yang menjadi tanggung jawab.
6. Pendidikan : Selalu memperbaharui danmeningkatkan pengetahuan teknis danpekerjaan lain yang berhubungan dengan keterampilan.
7. Tanggung jawab kepada Komunitas Komputasi : Bekerja sama dengan komunitas komputer yang lebih besar untuk mempertahankan integritas jaringan dan sumber daya komputasi yang ada
8. Tanggung jawab etika : Berusaha untuk membangun dan mempertahankan rasa aman, sehat, dan produktif di tempat kerja. Mendukung rekan-rekan pekerja dalam mengikuti kode etik.

sumber :http://gank5bersaudara.blogspot.com/2013/11/etika-profesi-system-administator.html

7TUGAS 5 - Kode Etiknya Empty Kode Etik Wed Apr 01, 2015 3:24 pm

Faza Ahmad



Kode Etik Seorang programer:

1. Seorang programmer tidak boleh membuat atau mendistribusikan Malware.
2. Seorang programmer tidak boleh menulis kode yang sulit diikuti dengan sengaja.
3. Seorang programmer tidak boleh menulis dokumentasi yang dengan sengaja untuk membingungkan atau tidak akurat.
4. Seorang programmer tidak boleh menggunakan ulang kode dengan hak cipta kecuali telah membeli atau telah meminta izin.
5. Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh pihak kedua tanpa izin. Etika profesi yang berlaku bagi programmer di indonesia 36. Tidak boleh mencuri software khususnya development tools.
7. Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam suatu proyek secara bersamaan kecuali mendapatkan izin.
8. Tidak boleh menulis kode yang dengan sengaja menjatuhkan kode programmer lain untuk mengambil keuntungan dalam menaikkan status.
9. Tidak boleh membeberkan data-data penting karyawan dalam perusahaan.
10. Tidak boleh memberitahu masalah keuangan pada pekerja dalam pengembangan suatu proyek.
11. Tidak pernah mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain.
12. Tidak boleh mempermalukan profesinya.
13. Tidak boleh secara asal-asalan menyangkal adanya bug dalam aplikasi.
14. Tidak boleh mengenalkan bug yang ada di dalam software yang nantinya programmer akan mendapatkan keuntungan dalam membetulkan bug.
15. Terus mengikuti pada perkembangan ilmu komputer. Pada umumnya, programmer harus mematuhi “Golden Rule”: Memperlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Jika semua programmer mematuhi peraturan ini, maka tidak akan ada masalah dalam komunitas.




sumber:
http://makaikenshi.blogspot.com/2010/03/kode-etik-programmer.html

8TUGAS 5 - Kode Etiknya Empty Re: TUGAS 5 - Kode Etiknya Thu Apr 02, 2015 9:16 am

Agus Achmad Nastain

Agus Achmad Nastain

Kode Etik Web Programer

1. Reliabilitas

Memiliki tanggung jawab yang besar untuk memastikan proyek yang diterimanya dapat terselesaikan atau tidak tentunya dengan mempercayakan koordinasi dengan programmer dan web desainer.

seorang web developer dinilai telah melanggar etika ketika melarikan diri dari proyek yang belum selesai. Ketika terdapat keraguan dalam penyelesaian proyek, adalah tugas web developer untuk memberitahukan kepada klien yang bersangkutan.


2. Kerahasiaan

Kewajiban web developer untuk menyimpan dan merahasiakan akses kode username panel – panel yang digunakan (Cpanel, FTP, dll) selama proyek berlangsung. Sehingga mempermudah klien apabila kehilangan atau lupa akan kode tersebut  


3. Kegunaan Website

Sebuah website dibuat untuk pemenuhan tujuan / memudahkan klien dan pengguna lain  dalam menggunakan website melalui berbagai fitur dan fasilitas yang disediakan. Disinilah tugas web developer untuk menjamin ketersediaan dan berjalannya fungsi / fitur tersebut.  Serta melakukan pelatihan untuk para klien dalam penggunaan webste yang telah dibuat dan disepakati


4. Keabadiaan Website

Dengan berkolaborasi dengan web master, peran web developer juga diminta disini untuk menjaga eksistensi website terkait. Website yang tidak interaktif dan tidak diupdate (maka dari itu diperlukan kerja sama web master untuk maintance dan pemeliharaan aplikasi serta tanggung jawab web master untuk optimisasi mesin pencari / SEO )


SUMBER : http://radityaandreas.blogspot.com/2014/05/kode-etik-profesi-web-developer.html

9TUGAS 5 - Kode Etiknya Empty Kode Etik Design Thu Apr 02, 2015 11:14 am

agung wahyudi (jaligung)

agung wahyudi (jaligung)

KODE ITIK SEORANG DESIGN

TUGAS 5 - Kode Etiknya Ad139-etika


1.      Mengutamakan Kualitas & Kuantitas Karyanya.
2.      Harus memiliki sifat jujur & bertanggung jawab akan
         tugasnya.
3.      Harus memiliki sifat berani mencoba hal” yg baru.
4.      Seorang Designer tidak boleh membuat atau
         mendistribusikan malware kepada pihak manapun.
5.      Seorang Designer tidak boleh menggunakan ulang design
         atau hak cipta orang lain tanpa izin yang berlaku.
6.      Tidak boleh mencuri design / karya orang lain.
7.      Tidak boleh menjatuhkan karya design lain untuk mengambil
         keunutungan dalam menaikkan status.
8.      Tidak boleh memberitahu masalah keuangan pada pekerja
         dalam pengembangan suatu proyek.

Keterampilan Seorang Designer, yaitu :

1.     Memahami konsep design yang akan dibuatnya.
2.     Melanjutkan pengelolaan, menyesuaikan, mengembangkan
        dan (bila perlu) merombaknya untuk menyesuaikan design
        dengan kebutuhan pengguna.
3.     Mengecek design  untuk memperkaya / memperkakas yang
        dimiliki seorang designer untuk memecahkan masalah.
http://etikap.blogspot.com/2011/08/seorang-designer_14.html



Terakhir diubah oleh agung wahyudi (jaligung) tanggal Thu Apr 02, 2015 12:29 pm, total 1 kali diubah

10TUGAS 5 - Kode Etiknya Empty Kode Etik Profesi Thu Apr 02, 2015 12:28 pm

Eko Setyawan Krisdayanto

Eko Setyawan Krisdayanto

KODE ETIK TEKNISI KOMPUTER

  • Menerima tanggung jawab dalam pengambilan keputusan engineering yang taat asas pada keamanan, kesehatan, dan kesejahteraan publik, dan segera menyatakan secara terbuka fatktor-faktor yang dapat membahayakan publik atau lingkungan.


  • Menghindari konflik interes nyata atau yang terperkirakan sedapat mungkin, dan membukakannya pada para pihak yang terpengaruh ketika muncul.

  • Akan jujur dan realistis dalam menyatakan klaim atau perkiraan menurut data yang tersedia.

  • Menolak sogokan dalam segala bentuknya.

  • Mengembangkan pemahaman teknologi, aplikasi yang sesuai, dan kemungkinan konsekuensinya.

  • Menjaga dan mengembangkan kompetensi teknis dan mengambil tugas teknologi yang lain hanya bila memiliki kualifikasi melalui pelatihan atau pengalaman, atau setelah menyatakan secara terbuka keterbatasan relevansi kami.
  • Mencari, menerima, dan menawarkan kritik perkerjaan teknis, mengakui dan memperbaiki kesalahan, dan menghargai selayaknya kontribusi orang lain.

  • Memperlakukan dengan adil semua orang tanpa bergantung pada faktor-faktor seperti ras, agama, jenis kelamin, keterbatasan fisik, umur dan asal kebangsaan.

  • Berupaya menghindari kecelakaan pada orang lain, milik, reputasi, atau pekerjaan dengan tindakan salah atau maksud jahat.

  • Membatu rekan sejawat dan rekan sekerja dalam pengembangan profesi mereka dan mendukung mereka dalam mengikuti kode etik ini.


Sumber :
https://kelompoktiga4i.wordpress.com/kode-etik-seorang-teknisi-komputer/

11TUGAS 5 - Kode Etiknya Empty KODE ETIK PROFESI Fri Apr 03, 2015 2:28 pm

Raditya BN

Raditya BN

KODE ETIK DESIGNER


1. Tidak boleh mencuri design / karya orang lain.
2. Tidak boleh menjatuhkan karya design lain untuk mengambil
    keuntungan dalam menaikan status.
3. Mengutamakan Kualitas & Kuantitas Karyanya.
4. Tidak boleh memberitahu masalah keuangan pada pekerja
    dalam pengembangan suatu proyek.
5. Harus memiliki sifat berani mencoba hal” yg baru.
6. Seorang Designer tidak boleh membuat atau
    mendistribusikan malware kepada pihak manapun.
7. Seorang designer tidak boleh mengunakan ulang design
    atau hak cipta orang lain tanpa izin yang berlaku.
8. Harus memiliki sifat jujur & bertanggung jawab akan
    tugasnya.


Sumber : http://etikap.blogspot.com/2011/08/seorang-designer_14.html

12TUGAS 5 - Kode Etiknya Empty Kode Etik Programer Tue Apr 07, 2015 11:01 am

rizkiana nurmalasari

rizkiana nurmalasari

Profesi yang dipilih adalah Programmer.
Pemrograman komputer membutuhkan sebuah kode etik, dan kebanyakan darikode-kode etik ini disa
dur berdasarkan kode etik yang kini digunakan oleh
perkumpulan programmer internasional.
Kode etik seorang programmer adalah sebagai berikut :
1. Seorang programmer tidak boleh membuat atau mendistribusikan Malware.
2. Seorang programmer tidak boleh menulis kode yang sulit diikuti dengan sengaja.
3. Seorang programmer tidak boleh menulis dokumentasi yang dengan sengaja untuk membingungkan atau tidak akurat.
4. Seorang programmer tidak boleh menggunakan ulang kode dengan hak cipta kecuali telah membeli atau telah meminta izin.
5. Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh pihak kedua tanpa izin.
6. Tidak boleh mencuri software khususnya development tools.
7. Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam suatu proyek secara bersamaan kecuali mendapatkan izin.
8. Tidak boleh menulis kode yang dengan sengaja menjatuhkan kodeprogrammer lain untuk mengambil keuntungan dalam menaikkan status.
9. Tidak boleh membeberkan data-data penting karyawan dalam perusahaan.
10. Tidak boleh memberitahu masalah keuangan pada pekerja dalam pengembangan suatu proyek.
11. Tidak pernah mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain.
12. Tidak boleh mempermalukan profesinya.
13. Tidak boleh secara asal-asalan menyangkal adanya bug dalam aplikasi.
14. Tidak boleh mengenalkan bug yang ada di dalam software yang nantinya programmer akan mendapatkan keuntungan dalam membetulkan bug.
15. Terus mengikuti pada perkembangan ilmu komputer.
Pada umumnya, programmer harus mematuhi “Golden Rule”:Memperlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan. Jika semua programmer mematuhi peraturan ini, maka tidak akan ada masalah dalam komunitas

sumber : https://missyuntary.files.wordpress.com/2011/04/etika-programmer.pdf

13TUGAS 5 - Kode Etiknya Empty Kode ethic Thu Apr 09, 2015 11:57 am

a andre

a andre

PENGENALAN KODE ETIK PROFESI GURU

Fungsi dan Tujuan Kode Etik

Pada dasarnya, kode etik memiliki fungsi ganda yaitu sebagai perlindungan dan pengembangan bagi profesi. Tiga fungsi kode etik, yaitu melindungi suatu profesi dari campur tangan pemerintah, mencegah terjadinya pertentangan internal dalam suatu profesi, serta melindungi para praktisi dari kesalahan praktik suatu profesi.

Tujuan kode etik profesi di antaranya adalah untuk menjunjung tinggi martabat profesi, menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggota, meningkatkan pengabdian para anggota profesi, meningkatkan mutu profesi, meningkatkan mutu organisasi profesi, meningkatkan layanan di atas keuntungan pribadi, mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat, serta menentukan standar bakunya sendiri.

Pelanggaran Kode Etik

Pelanggaran kode etik adalah terjadinya penyimpangan yang dilakukan oleh anggota kelompok profesi dari kode etik profesi di mata masyarakat.

Beberapa penyebab pelanggaran kode etik profesi adalah:

a.       Idealisme dalam kode etik profesi tidak sejalan dengan fakta yang terjadi di sekitar para profesional sehingga harapan terkadang sangat jauh dari kenyataan.

b.       Memungkinkan para profesional untuk berpaling kepada kenyataan dan mengabaikan idealisme kode etik profesi. Kode etik profesi bisa menjadi pajangan tulisan berbingkai.

c.        Kode etik profesi merupakan himpunan norma moral yang tidak dilengkapi dengan sanksi keras karena keberlakuannya semata-mata berdasarkan kesadaran profesional.

d.       Memberi peluang kepada profesional untuk berbuat menyimpang dari kode etik profesinya.

Profesi Guru


Guru adalah jabatan profesi, untuk itu seorang guru harus mampu melaksanakan tugasnya secara profesional. Seseorang dianggap profesional apabila mampu mengerjakan tugasnya dengan selalu berpegang teguh pada etika kerja, independent (bebas dari tekanan pihak luar), cepat (produktif), tepat (efektif), efisien dan inovatif serta didasarkan pada prinsip-prinsip pelayanan prima yang didasarkan pada unsur-unsur ilmu atau teori yang sistematis, kewenangan profesional, pengakuan masyarakat dan kode etik yang regulatif. Pengembangan wawasan dapat dilakukan melalui forum pertemuan profesi, pelatihan ataupun upaya pengembangan dan belajar secara mandiri.

Sejalan dengan hal di atas, seorang guru harus terus meningkatkan profesionalismenya melalui berbagai kegiatan yang dapat mengembangkan kemampuannya dalam mengelola pembelajaran maupun kemampuan lain dalam upaya menjadikan peserta didik memiliki keterampilan belajar, mencakup keterampilan dalam memperoleh pengetahuan (learning to know), keterampilan dalam pengembangan jati diri (learning to be), keterampilan dalam pelaksanaan tugas-tugas tertentu (learning to do), dan keterampilan untuk dapat hidup berdampingan dengan sesama secara harmonis (learning to live together)

Berbicara tentang kompetensi guru adalah berbicara tentang pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dimiliki seorang tenaga pengajar serta penerapannya di dalam pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lapangan. Standar kompetensi guru meliputi tiga komponen, yakni (1) kompetensi pengelolaan pembelajaran dan wawasan kependidikan; (2) kompetensi akademik sesuai materi pembelajaran; dan (3) pengembangan profesi,

Kompetensi pertama menyangkut: penyusunan rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai prestasi pembelajar, melaksanakan tindak lanjut hasil penilaian pembelajar.

14TUGAS 5 - Kode Etiknya Empty Re: TUGAS 5 - Kode Etiknya Sat Apr 11, 2015 2:03 pm

Rivaldo Anggi K

Rivaldo Anggi K

Kode Etik Auditor Internal

1.Integritas
Auditor internal:
*Harus melaksanakan pekerjaannya dengan kejujuran, kecermatan dan tanggung jawab.

*Harus menaati hukum dan melakukan pengungkapan sesuai hukum dan aturan profesi.

*Dilarang terlibat dalam aktivitas ilegal, atau perbuatan yang mendiskreditkan profesi auditor internal atau organisasi.

*Harus menghormati dan berkontribusi terhadap legitimasi dan tujuan etis dari organisasi.


2. Objektivitas
Auditor internal:
*Tidak terlibat dalam aktivitas atau hubungan yang mengurangi atau berpotensi mengurangi ketidakbiasan penilaian auditor. Keterlibatan semcam ini meliputi aktivitas atau hubungan  yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dari organisasi.

*Tidak menerima segala hal yang dapat mengurangi atau berpotensi mengurangi penilaian profesionalnya.

*Harus mengungkapkan seluruh fakta material yang mereka ketahui, yang jika tidak diungkapkan dapat mengganggu aktivitas pelaporan yang sedang direviu.


3. Kerahasiaan
Auditor internal:
*Berhati-hati dalam penggunaan dan proteksi terhadap informasi yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas.

*Tidak menggunakan informasi untuk keuntungan pribadi atau dengan cara yang bertentangan dengan hukum atau mengancam tujuan legitimasi dan etis organisasi


4.Kompetensi
Auditor internal:
*Hanya terlibat dalam jasa yang pengetahuan, kemampuan, dan pengalamannya dikuasainya.

*Harus melaksanakan jasa pengauditan internal sesuai Standards for the Professional Practice of Internal Auditing.

*Harus meningkatkan kemampuan dan efektivitas dan kualitas jasa yang diberikan.


SUMBER : http://arfianamahdiati.blogspot.sg/2014/03/kode-etik-auditor-internal.html

15TUGAS 5 - Kode Etiknya Empty Re: TUGAS 5 - Kode Etiknya Sun Apr 12, 2015 2:48 pm

Rizka Nugrahani

Rizka Nugrahani

Berikut adalah Kode Etik dan Tanggung Jawab Seorang Web Designer :

1. Confidentiality / Kerahasiaan
Dalam sebuah proyek website, seorang web desainer pasti akan menggunakan akses code dan username untuk berbagai hal ( CMS, CPanel, Spanel, FTP ) yang bisa didapatkan dari klien ataupun dari perusahaan hosting. Adalah kewajiban web designer untuk menyimpan baik data tersebut selama proyek berlangsung dan Melakukan Serah Terima Resmi data-data tersebut setelah proyek konstruksi selesai.

2. Reliability / Reliabilitas
Seorang web designer memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa proyeknya bisa selesai dan bisa digunakan oleh kliennya. Apabila seorang web designer memiliki keragu-raguan atas kemampuannya menyelesaikan sebuah proyek, ia wajib menginformasikan hal tersebut di awal pengerjaaan.
Adalah pelanggaran etika yang sangat buruk apabila proyek yang belum rampung ditinggalkan oleh sang developer.

3. Usability / Kedayagunaan
Sebuah website harus dibuat supaya useful / berguna, bukan terserah keinginan kliennya. Sama seperti seorang kontraktor bangunan, harus bertanggung jawab membuatkan rumah yang ada pintu dan atapnya.
Pertama, fungsi – fungsi yang ada di situs harus bisa berguna bagi pengunjung dan bagi klien.


sumber : http://anakiboe.blogspot.com/2014/01/kode-etik-dan-tanggung-jawab-web.html

16TUGAS 5 - Kode Etiknya Empty Kode Etik Web Desainer Sun Apr 12, 2015 4:40 pm

Wahyu Jokoo Apriyanto

Wahyu Jokoo Apriyanto

Berikut adalah Kode Etik Seorang Web Designer :

1. Confidentiality / Kerahasiaan
Dalam sebuah proyek website, seorang web desainer pasti akan menggunakan akses code dan username untuk berbagai hal ( CMS, CPanel, Spanel, FTP ) yang bisa didapatkan dari klien ataupun dari perusahaan hosting. Adalah kewajiban web designer untuk menyimpan baik data tersebut selama proyek berlangsung dan Melakukan Serah Terima Resmi data-data tersebut setelah proyek konstruksi selesai.
2. Reliability / Reliabilitas
Seorang web designer memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa proyeknya bisa selesai dan bisa digunakan oleh kliennya. Apabila seorang web designer memiliki keragu-raguan atas kemampuannya menyelesaikan sebuah proyek, ia wajib menginformasikan hal tersebut di awal pengerjaaan.
Adalah pelanggaran etika yang sangat buruk apabila proyek yang belum rampung ditinggalkan oleh sang developer.

3. Usability / Kedayagunaan
Sebuah website harus dibuat supaya useful / berguna, bukan terserah keinginan kliennya. Sama seperti seorang kontraktor bangunan, harus bertanggung jawab membuatkan rumah yang ada pintu dan atapnya.
Pertama, fungsi – fungsi yang ada di situs harus bisa berguna bagi pengunjung dan bagi klien.

Contoh:
Pengunjung bisa mencari isi situs dan klien bisa melihat data pengunjung yang telah mengisi contact form

Kedua, web designer WAJIB untuk melatih kliennya untuk menggunakan situs tersebut. Bahkan untuk hal-hal kecil seperti membuat email atau login ke CPanel / SPanel.
Ada bagusnya untuk investasi waktu anda membuat user manual yang standar dan tinggal diserah kepada klien setelah proyek selesai.

4. Longevity / Keabadian
Setelah sebuat website selesai, tugas anda dan klien anda baru selesai SETENGAH.
Kenapa? Karena supaya sebuah website bisa berfungsi awet ada beberapa persyaratan wajib. Yaitu:

   Keterlibatan klien dan
   SEO.


sumber : http://anakiboe.blogspot.com/2014/01/kode-etik-dan-tanggung-jawab-web.html

17TUGAS 5 - Kode Etiknya Empty Re: TUGAS 5 - Kode Etiknya Tue May 26, 2015 12:56 pm

Firda N



kode etik network administrator


1. Profesional : profesional di tempat kerja, dan tidak akan mengizinkan perasaan pribadi atau kepercayaan menyebabkan saya untuk melayani orang-orang secara tidak adil atau unprofessionally.


2. Integritas pribadi : jujur dalam urusan profesionalitas, menghindari konflik kepentingan dan prasangka bila memungkinkan dan tantangan yg akan datang dan dampak dari kesalahan yang di lakukan. akan mencari bantuan dari orang lain bila diperlukan.


3. Privasi : menjaga dan melindungi kerahasiaan informasi apapun yang bisa di akses tanpa dengan metode apapun yang di ketahui dan hanya akan mengakses informasi rahasia pada sistem komputer hanya bila diperlukan dalam pelaksanaan tugas-tugas teknis.




sumber:http://nugrohoadiputra.blogspot.com/2014/01/mengenal-kode-etik-dan-tanggung-jawab.html[/color]

Sponsored content



Kembali Ke Atas  Message [Halaman 1 dari 1]

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik