Tugas Kampus untuk DosenKu Mr. Muhamad Danuri, M.Kom


You are not connected. Please login or register

pilhan organisasi profesi :

Go down  Message [Halaman 1 dari 1]

1 pilhan organisasi profesi : on Tue Oct 16, 2018 2:23 pm

admin

avatar
Admin
Pilihlah organisasi Profesi yang berhubungan dengan profesi yang anda pilih, berikan ulasan tentang organisasi tersebut..

Berikan sedikit kode etik tentang profesi tersebut…

Lihat profil user http://tugasku.forumid.net

2 Re: pilhan organisasi profesi : on Tue Oct 16, 2018 2:59 pm

Nama : Windi Kusuma Wardani
Kelas : Alfabank
Organisasi yang berhubungan dengan profesi Jurnalis:
1.Aliansi Jurnalis Independen(AJI)
Aliansi Jurnalis Independen atau AJI adalah organisasi profesi jurnalis, yang didirikan oleh para wartawan muda Indonesia pada 7 Agustus 1994 di Bogor, Jawa Barat, melalui penandatangan suatu deklarasi yang disebut "Deklarasi Sirnagalih". Organisasi ini didirikan sejak pembredelan tiga media --DeTik, Tempo, Editor pada 21 Juni 1994 dan didirikan sebagai upaya untuk membuat organisasi jurnalis alternatif di luar PWI karena saat itu PWI dianggap menjadi alat kepentingan pemerintah Soeharto dan tidak betul-betul memperjuangkan kepentingan jurnalis.
Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Aliansi_Jurnalis_Independen
2.Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia(AWPI)
Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia atau AWPI adalah perkumpulan jurnalis dari berbagai media massa di Indonesia.[1] AWPI dideklarasikan pada 29 November 2014 di Hotel Gajahmada, Malang, Jawa Timur.[1] AWPI saat ini diketuai oleh Ir. Dedy Nadiyanto, MMfg.[1][2]
Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Asosiasi_Wartawan_Profesional_Indonesia

3.Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia(IJTI)
IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia), suatu asosiasi yang menghimpun para jurnalis televisi dan didirikan pada era reformasi, yakni pada bulan Agustus 1998, menyusul pengunduran diri Presiden Soeharto. Pada saat itu, ratusan jurnalis televisi dari RCTI, TPI, SCTV, Indosiar, dan ANTV berkumpul di Jakarta untuk melakukan kongres pertama dan sepakat mendirikan IJTI dan memilih pengurus pertama organisasi ini.
Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ikatan_Jurnalis_Televisi_Indonesia

4.Persatuan Wartawan Indonesia Reformasi(PWIR)
Persatuan Wartawan Indonesia Reformasi dikenal pula dengan nama PWI Reformasi adalah organisasi profesi wartawan yang bersifat independen.[1] PWI Reformasi didirikan pada tanggal 21 November 1998 di Yogyakarta dan dikukuhkan dalam Kongres Nasional I di Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada tanggal 23 Maret 2000.[1] PWI Reformasi diketuai oleh Hussen Gani Maricar dari Tabloid Inspirasi yang menjabat sebagai ketua umum dengan masa bakti 2010-2014.
Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Persatuan_Wartawan_Indonesia_Reformasi

5.Serikat Pers Reformasi Nasional(SPRN)
Serikat Pers Reformasi Nasional adalah organisasi pers yang menaungi para jurnalis pada era reformasi.[1] Serikat Pers Reformasi Nasional yang kemudian dikenal dengan nama SAPERNAS saat ini dipimpin oleh Agussalim Rusli dan berkantor pusat di Makassar, Sulawesi Selatan.
Sumber: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Serikat_Pers_Reformasi_Nasional

Lihat profil user

3 Re: pilhan organisasi profesi : on Thu Oct 18, 2018 9:05 am

Nama: Triyani Wahyu Ningsi
Kelas: Alfabank
Organisasi yang berhubungan dengan profesi akuntan yaitu:
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)
Ikatan Akuntan Indonesia yang kemudian disebut IAI, adalah organisasi profesi yang menaungi seluruh Akuntan Indonesia. Sebutan IAI dalam Bahasa Inggris adalah Institute of Indonesia Chartered Accountants.
IAI menjadi satu-satunya wadah yang merupakan profesi akuntan Indonesia secara keseluruhan, baik yang berpraktik sebagai akuntan sektor publik, akuntan bidang privat, akuntan pendidik, akuntan publik, akuntan manajemen, akuntan pajak, akuntan forensik, dan lainnya. IAI didirikan pada tanggal 23 Desember 1957 dengan dua tujuan yaitu:
1. Membimbing perkembangan akuntansi serta mempertinggi kualitas pendidikan akuntan, dan
2. Mempertinggi kualitas pekerjaan akuntan.
IAI bertanggung jawab atas ujian sertifikasi akuntan profesional (ujian Chartered Accountant-CA Indonesia) , pendidikan dan penerapan kode etik , standar profesi , dan standar akuntansi , serta mengembangkan profesi akuntan Indonesia.
IAI merupakan anggota International Federation of Accountants (IFAC), organisasi profesi akuntan dunia yang merepresentasikan lebih dari 3 juta akuntan yang bernaung dalam 170 asosiasi profesi akuntan yang tersebar di 130 negara. Sebagai anggota IFAC, IAI memiliki komitmen untuk menerapkan standar internasional yang sesuai dengan kualitas dan akuntabilitas di Indonesia. IAI juga merupakan anggota sekaligus pendiri ASEAN Federation of Accountants (AFA). Saat ini IAI menjadi sekretariat permanen AFA.
Sumber: http://iaiglobal.or.id/v03/tentang_iai/tentang-iai

Lihat profil user

4 Re: pilhan organisasi profesi : on Thu Oct 18, 2018 1:30 pm


Nama: M Ilham Ari Pahmi
ALFABANK

Himpunan Ahli Elektro Indonesia

Himpunan Ahli Elektro Indonesia (HAEI) merupakan organisasi yang menghimpun para ahli elektro di Indonesia. Organisasi ini didirikan pada tanggal  tanggal 26 Februari 1977. Para ahli elektro sebagai insan dunia ikut bertanggung jawab untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui peningkatan kemampuan sumber daya manusia agar tangguh, andal dan dapat dipercaya.

Visi:

Membina dan mengembangkan profesi dalam bidang teknik kelistrikan serta menyalurkan aspirasi dan profesi para ahli elektro anggota HAEI untuk berperan aktif dalam rangka Pembangunan Nasional.

Misi:

Membina para anggota dalam bidang teknik kelistrikan atas dasar kompetensi dan dunia pengetahuan untuk berbakti kepada Nusa, Bangsa, Negara.
Meningkatkan kemampuan, melayani dan melindungi kepentingan hak-hak para anggota.
Memelihara rasa tanggung-jawab anggota dalam melaksanakan Kode Etik dan Aturan Tata Laku Keprofesian.
Mengadakan kerjasama dengan Badan-badan, Lembaga-lembaga atau Asosiasi/Organisasi-organisasi yang mempunyai sifat dan tujuan yang erat hubungannya dengan sifat tujuan HAEI baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Mengadakan dan/atau mensponsori Pertemuan-pertemuan ahli elektro untuk membahas masalah-masalah dan perkembangan bidang teknik kelistrikan dan ilmu-ilmu yang berhubungan dengan itu.
Membantu dan membina setiap usaha yang memungkinkan ahli elektro menjalankan profesinya dengan baik.
Memperjuangkan kepentingan-kepentingan ahli elektro pada umumnya dan anggota HAEI khususnya, sehingga tercapai kondisi-kondisi yang mendorong para ahli elektro untuk mengembangkan kemampuan profesionalnya
Menerbitkan media untuk saling berkomunikasi antara anggota dan antara himpunan dengan Lembaga-lembaga lainnya.
Melakukan kegiatan-kegiatan yang membantu kepentingan masyarakat dan pemerintah dalam bidang teknik kelistrikan di Indonesia.

sumber:direktoriorganisasiprofesi.wordpress.com/2016/01/17/himpunan-ahli-elektro-indonesia-haei



Terakhir diubah oleh ilham.fahmi tanggal Thu Oct 18, 2018 1:38 pm, total 1 kali diubah

Lihat profil user

5 Re: pilhan organisasi profesi : on Thu Oct 18, 2018 1:35 pm

Nama: Andi Satriya Kurniawan
Kelas: Alfabank
Organisasi yang berhubungan dengan profesi desain grafis yaitu:

Desain Grafis Indonesia (DGI)
Desain Grafis Indonesia adalah sebuah situs kolaborasi yang memfokuskan diri kepada Sejarah Desain Grafis Indonesia sebagai bagian integral dari warisan kolektif desain grafis internasional.

DGI didirikan pada 13 Maret 2007 oleh salah seorang desainer grafis senior Indonesia, Hanny Kardinata. Situs ini didirikan sebagai forum maya untuk memupuk saling pengertian di antara desainer grafis Indonesia. Tujuan DGI adalah membimbing pemahaman di antara desainer grafis Indonesia dan persimpangannya dalam seni, desain, kebudayaan, dan masyarakat.

Konsep pemahaman diharapkan terwujud melalui penerbitan bagian per bagian sejarah desain grafis Indonesia yang saat ini dilakukan secara online, supaya generasi muda desainer grafis Indonesia memiliki rujukan mengenai perjalanan desain grafis Indonesia dari waktu ke waktu, dan memahami kesalingterhubungannya dengan segala sesuatu yang telah dilakukan oleh angkatan-angkatan pendahulunya.

Saat ini, dengan memanfaatkan teknologi virtual, DGI mengumpulkan dan mempublikasikan informasi mengenai desain grafis Indonesia secara berkesinambungan ke seluruh Indonesia dan juga dunia. Selain sebagai portal atau media informasi, DGI juga berfungsi sebagai pusat data dan kajian desain grafis Indonesia, terbagi atas data visual dan data verbal.

Cita-cita DGI adalah mendirikan Museum Desain Grafis Indonesia (MDGI) yang akan mendukung pembelajaran ilmu desain grafis dengan menyimpan dan merawat karya-karya desain grafis Indonesia secara komperhensif.

Sumber: https://idseducation.com/articles/komunitas-desain-grafis-di-indonesia/

Lihat profil user

6 Re: pilhan organisasi profesi : on Thu Oct 18, 2018 8:31 pm

Nama : Dwi Astuti
Alfabank akubis
Organisasi yang berhubungan dengan profesi sekretaris :
Ikatan Sekretris dan Administratif Profesional Indonesia (ISI)
Sejarah Ikatan Sekretaris Indonesia disingkat “ISI” adalah suatu organisasi profesi kesekretarisan yang didirikan pada tanggal 7 Juli 1972, yang dikukuhkan dengan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Jakarta tertanggal 8 Juli 1975. Atasprakarsa “Airlines Secretaries Club”, suatu perkumpulan khusus bagi para Sekretaris perusahaan penerbangan yang dipimpin oleh Polly Parengkuan, para Sekretaris dari berbagai perusahaan di Jakarta diundang untuk turut serta mem bentuk suatu organisasi Sekretaris yang selanjutnya disebut “Jakarta Secretaries Club”.
Dengan terbentuknya suatu organisasi Sekretaris se-Asia yaitu “Association of Secretaries in Asia” (ASA) pada bulan Februari 1974 di Manila dan untuk menjadi anggota organisasi tersebut, maka status perkumpulan “Jakarta Secretaries Club” perlu diubah menjadi suatu organisasi profesi.
Untuk mencapai tujuan tersebut segera dilakukan persiapan administrative dan dengan Akte Notaris No. 22 tertanggal 13 Juni 1974 Jakarta Secretaries Club mengalami penjelmaan baru menjadi IKATAN SEKRETARIS INDONESIA.
Visi & Misi
VISI:
Menempatkan ISI serta menjadikannya sebagai wadah organisasi Profesi Sekretaris dan Administratif Profesional yang handal baik secara Nasional maupun Internasional.
MISI:
Menjalin serta memupuk terus kerjasama yang baik dengan Pemerintah, Lembaga-Lembaga Pendidikan serta Organisasi Profesi yang sejenis baik di Dalam maupun di Luar Negeri. Mengutamakan keterbukaan, kerukunan, persaudaraan, kejujuran dan kepercayaan, serta bertanggung jawab antar tim yang baik berlandasakan AD/ART sehingga tercapainya Visi Utama Orgaisasi.
MAKSUD dan TUJUAN:
Untuk lebih meningkatkan profesionalisme kesekretarisan melalui pendidikan lanjutan, sehingga dapat berpartisipasi dalam pembangunan Negara dengan memberikan jasa-jasa yang bermutu dalam arti yang seluas-luasnya. Memberikan informasi kepada Lembaga/Sekolah Kesekretarisan dan masyarakat umumnya mengenai perkembangan dan masalah yang berhubungan dengan profesi kesekretarisan.
Sumber :
http://www.infokursus.net/ormit/ormitdetil.php?id=16

Asosiasi Sekretaris di Asia (ASA)
asosiasi sekretaris Filipina menjadi tuan rumah Kongres Kongres Asia pertama di Manila tahun itu yang dihadiri oleh sekretaris dari asosiasi kesekretariatan dari Hong Kong, Indonesia. , Jepang, Malaysia, Filipina, Republik Tiongkok, Singapura, Thailand dan Australia.
Pada Kongres ASA ke-13 yang diadakan pada tanggal 20 September 2000, nama Asosiasi diubah menjadi Asosiasi Sekretaris dan Profesional Administratif di Asia Pasifik (ASAPAP) untuk mencerminkan perubahan peran sekretaris sebagai profesional administratif. Saat ini, asosiasi kesekretariatan berikut adalah anggota ASAPAP dan tanggal pendaftaran mereka:
Asosiasi Sekretaris Filipina (Februari 1974)The Women Secretaries Association of Thailand (Februari 1974)Ikatan Sekretaries Indonesia (Juni 1974)Asosiasi Sekretaris & Profesional Administratif Hong Kong Limited (Agustus 1974)Singapore Association of Personal & Executive Secretaries (Januari 1974)Institut Nasional Sekretaris Profesional, India (April 1974)Asosiasi Sekretaris & Administrator Profesional Malaysia (November 1975)Asosiasi Sekretaris Profesional Republik Tiongkok (Mei 1980)Perhimpunan Sekretaris Pakistan yang terhormat (Maret 1982)The Japan Secretaries Association (Maret 1982)Asosiasi Sekretaris Pribadi Sri Lanka (Mei 1990)Brunei Society of Secretaries (1991)Association of Administrative Professionals NZ (1997)Asosiasi Sekretaris Britania Baru Barat (Papua Nugini) (September 2000)Asosiasi Kesejahteraan Sekretaris Profesional (Bangladesh) (September 2000)Australian Institute of Office Professionals (September 2000)
Pembentukan ASAPAP (sebelumnya ASA) telah menciptakan sarana untuk asosiasi sekretaris untuk berkomunikasi satu sama lain untuk kemajuan asosiasi individu dan profesi.
Tujuan utama ASA adalah:
untuk mendapatkan pengakuan bagi sekretaris & profesional administrasi, danuntuk mempromosikan persahabatan, pemahaman, persatuan dan pertukaran ide di antara sekretaris & profesional administrasi di Asia.
Kongres ASAPAP diadakan dua tahun sekali dan diselenggarakan oleh salah satu asosiasi anggota berdasarkan rotasi berdasarkan senioritas keanggotaan mereka di ASAPAP. Hingga saat ini 15 kongres telah diadakan. SAPES akan menjadi tuan rumah Kongres ke-16 pada tahun 2004, diikuti oleh NIPS pada tahun 2006 dan MAPSA akan menjadi tuan rumah Kongres ke-18 pada tahun 2008. Kongres dua tahunan ini telah mengumpulkan sekretaris dan profesional administrasi dari berbagai latar belakang, budaya dan lingkungan kerja yang berbeda dari seluruh kawasan Asia Pasifik dan Amerika Serikat untuk bekerja terus-menerus pada peningkatan profesi sekretaris dan administrasi.
Sumber :
https://translate.googleusercontent.com/translate_c?depth=1&hl=id&nv=1&prev=search&rurl=translate.google.com&sl=en&sp=nmt4&u=https://www.mapsa-malaysia.com/affiliation_asa.htm&xid=17259,15700021,15700122,15700124,15700149,15700186,15700191,15700201,15700214&usg=ALkJrhgAanF_RDXqnYt1QiKz8tNqC6e-ug

Lihat profil user

7 Re: pilhan organisasi profesi : on Thu Oct 18, 2018 10:12 pm

Nama: Erna suharyanti
Kelas : Alfabank

Organisasi yang berhubungan dengan konsultan pajak:

Riwayat Organisasi

Pada tanggal 27 Agustus 1965 pembentukan organisasi konsultan pajak, (yang saat ini dikenal dengan IKPI), diawali melalui para insisiator J. Sopaheluwakan, Drs. A. Rahmat Abdisa, Bapak, Erwin Halim, dan A.J.L. Loing. Pada tanggal tersebut, Drs. Hidayat Saleh, yang saat itu menjabat Direktur Pembinaan Wilayah, ditunjuk selaku ketua Kehormatan.

Pada masa kepemimpinan Direktorat Jenderal Pajak dipangku oleh Bapak Drs. Sutadi Sukarya, yaitu sekitar tahun 70-an, para konsultan pajak mulai aktif.

Kongres pertama dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 31 Oktober 1975 menyepakati dibentuknya Ikatan Konsultan Pajak Indonesia.  Selanjutnya melalui Kongres Ikatan Konsultan Pajak Indonesia yang dilaksanakan pada tanggal 21 Nopember 1987 di Bandung, nama organisasi diubah menjadi Ikatan Konsultan Pajak Indonesia dan disingkat dengan IKPI.


Bentuk Organisasi   

IKPI merupakan organisasi profesi Konsultan Pajak di Indonesia yang mandiri, bersifat kemasyarakatan, dan independen.

Visi   

Menjadikan IKPI organisasi Konsultan Pajak kelas dunia.

Misi   

Memelihara perdamaian dengan memperbaiki hubungan internal dan eksternal serta menjalin kerjasama (mitra) dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kamar Dagang dan Industri (KADIN) serta dunia internasional.

Anggota   

Anggota IKPI adalah Konsultan Pajak yang dengan keahliannya dan dalam lingkungan pekerjaannya, secara bebas dan profesional memberikan jasa perpajakan kepada Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban  perpajakan  sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan.

Anggota IKPI terdiri dari:

a.) Anggota Biasa; yaitu setiap Konsultan Pajak yang telah memiliki Izin
Praktek Konsultan Pajak dari Menteri Keuangan cq Direktur Jenderal
Pajak.
b.) Anggota Luar Biasa; yaitu setiap orang yang melakukan pekerjaan
dibidang perpajakan dan memiliki sertifikat dari Badan Penyelenggara
Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (BPUSKP) atau Piagam Penghargaan
Setara Brevet  yang diberikan oleh Direktur Jenderal Pajak, tetapi
tidak/belum memiliki Izin Praktek Konsultan Pajak c.) Anggota Kehormatan; yaitu setiap orang yang diangkat oleh Pengurus
Pusat karena memiliki kemampuan untuk ikut memelihara dan memajukan organisasi IKPI.


Jumlah Anggota    

Pada akhir tahun 2009, anggota IKPI berjumlah 1300 orang yang berdomisili di berbagai kota di Indonesia.


Tujuan  

1.Meningkatkan peranan IKPI melalui anggotanya dalam membantu setiap program pemerintah berkaitan dengan bidang perpajakan.2.)Meningkatkan mutu pengetahuan anggota IKPI.
3.Memperjuangkan dan melindungi kepentingan anggotanya dalam menjalankan profesinya.


Kegiatan 

1.)Menyelenggarakan seminar, ceramah, lokakarya, diskusi, PPL (Pengembangan Profesional Berkelanjutan), atau kegiatan sejenis untuk meningkatkan pengetahuan
anggota dan masyarakat Wajib Pajak
2.)Menyelenggarakan perpustakaan, dokumentasi dan penerbitan;3.)Menyediakan informasi perpajakan bagi anggota
4.)Membuat pedoman tentang sikap dan tata cara anggotanya dalam
melaksanakan profesinya dan melakukan penyesuaian sesuai perkembangan
lingkungan;5.)Memperjuangkan peningkatan ruang lingkup profesi Konsultan Pajak
6.)Melakukan penelitian dan pengkajian di bidang perpajakan
7.)Melaksanakan pengawasan dan penetapan sanksi terhadap pelanggaran disiplin dan Kode Etik IKPI
8.)Memelihara dan memupuk hubungan serta kerjasama yang lebih baik dengan pemerintah, dunia usaha dan masyarakat luas
9.)Berperan serta dalam forum internasional di bidang perpajakan, antara
lain dalam bentuk seminar, konferensi, pertukaran informasi, dan lain
sebagainya
10.)Melakukan kegiatan dan usaha lain yang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART).
Sumber:
http://www.ikpi.or.id/content/tentang-kami

Lihat profil user

8 Re: pilhan organisasi profesi : on Tue Oct 23, 2018 9:27 am

Nama : Pramila hesti
Alfabank

Organisasi Ikatan Dokteran Indonesia
Organisasi kedokteran awalnya bermula dari perhimpunan yang bernama Vereniging van lndische Artsen tahun 1911, dengan tokohnya adalah dr. J.A.Kayadu yang menjabat sebagai ketua dari perkumpulan ini. Selain itu, tercatat nama-nama tokoh seperti dr. Wahidin, dr, Soetomo dan dr Tjipto Mangunkusumo, yang bergerak dalam lapangan sosial dan politik.Pada tahun 1926 perkumpulan ini berubah nama menjadi Vereniging van lndonesische Geneeskundige atau disingkat VIG. https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ikatan_Dokter_Indonesia


Organisasi WHO (World Health Organization)
World Health Organization (Organisasi Kesehatan Dunia)
Adalah Organisasi Kesehatan Dunia Yang Bernaung Dibawah Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)
yang bertindak sebagai otoritas koordinasi terhadap kesehatan masyarakat internasional. Didirikan pada tanggal 7 April 1948, dengan kantor pusat di Jenewa, Swiss, badan mewarisi mandat dan sumber daya dari pendahulunya
Latar BelakangGagasan pembentukan otoritas internasional untuk mengabaikan masalah kesehatan masyarakat dimulai dengan perumusan aturan hukum internasional pada akhir abad ke-20 ke-19 dan awal. Sudah pada tanggal 9 Desember 1907, konvensi disimpulkan di Roma untuk pembentukan Kantor Kesehatan Masyarakat Internasional oleh pemerintah Britania Raya, Belgia, Brasil, Spanyol, Amerika Serikat, Perancis, Italia, Belanda, Portugal, Rusia, Swiss dan Mesir. Organisasi ini terdiri dari perwakilan para pihak penandatangan. Konstitusi Dan SejarahWHO menyatakan konstitusi yang tujuannya “adalah pencapaian oleh semua orang yang mungkin tingkat kesehatan tertinggi.” Tugas utamanya adalah untuk memerangi penyakit, penyakit menular terutama kunci, dan untuk meningkatkan kesehatan umum masyarakat dunia.Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah salah satu lembaga asli dari PBB, konstitusi secara resmi mulai berlaku pada Hari Kesehatan Dunia pertama, (7 April, 1948), ketika diratifikasi oleh 26 negara anggota. Jawarharlal Nehru, seorang pejuang kemerdekaan utama India telah memberikan pendapat untuk memulai WHO. Sebelum ini operasinya, serta kegiatan sisa Liga Bangsa-Bangsa Organisasi Kesehatan, berada di bawah kontrol dari Komisi Interim menyusul Konferensi Internasional Kesehatan pada musim panas 1946. Pengalihan tersebut disahkan oleh Resolusi Majelis Umum. Layanan epidemiologi dari International Office Perancis d’Kebersihan Publique dimasukkan ke Komisi Interim Organisasi Kesehatan Dunia pada tanggal 1 Januari 1947.
https://muhamadmuslihlatief91.wordpress.com/2013/05/03/12-organisasi-who-world-health-organization/

Lihat profil user
Organisasi keperawatan nasional
Organisasi keperawatan tingkat nasional yang merupakan wadah bagi perawat di Indonesia adalah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang didirikan pada tanggal 17 Maret 1974 dan merupakan gabungan dari berbagai organisasi keperawatan saat itu.
PPNI pada awalnya terbentuk dari penggabungan beberapa organisasi keperawatan seperti IPI (Ikatan Perawat Indonesia), PPI (Persatuan Perawat Indonesia), IGPI (Ikatan Guru Perawat Indonesia), IPWI (Ikatan Perawat Wanita Indonesia). Dalam penggabungan ini IBI (Ikatan Bidan Indonesia) tidak ikut serta karena mempunyai anggapan bahwa bidan adalah profesi sendiri.
Setiap orang yang telah menyelesaikan pendidikan keperawatan yang sah dapat mendaftarkan diri sebagai anggota PPNI dan semua siswa/mahasiswa keperawatan yang sedang belajar dapat disebut calon anggota.

ORGANISASI KEPERAWATAN INTERNASIONAL
1. International Council of Nurses (ICN)
Merupakan organisasi profesional wanita pertama didunia yang didirikan tanggal 1 Juli 1899 yang dimotori oleh Mrs. Bedford Fenwick. ICN merupakan federasi perhimpunan perawat nasional diseluruh dunia. Tujuan pendirian ICN adalah memperkokoh silaturahmi para perawat diseluruh dunia, memberi kesempatan bertemu bagi perawat diseluruh dunia untuk membicarakan berbagai maslah tentang keperawatan, menjunjung tinggi peraturan dalam ICN agar dapat mencapai kemajuan dalam pelayanan, pendidikan keperawatan berdasarkan dan kode eik profesi keperawatan.
Kode etik keperawatan menurut ICN (1973) menegaskan bahwa keperawatan bersifat universal. Keperawatan menjunjung tinggi kehidupan, martabat dan hak asasi mnausia. Keperawatan tidak dibatasi oleh perbedaan kebangsaan, ras, warna kuliut, usia, jenis kelamin, aliran politik, agama, dan status sosial.
ICN mengadakan kongres setiap 4 tahun sekali. Pusatnya di Geneva, switzerland.
2.American Nurses Association (ANA)
ANA adalah organisasi profesi perawat di Amerika Serikat. Didirikan pada akhir tahun 1800 yang anggotanya terdiri dari organisasi perawat dari negara-negara bagian. ANA berperan dlm menetapkan standar praktek keperawatan, melakukan penelitian untuk meningkatkan mutu pelayanan keperawatan serta menampilkan profil keperawatan profesional dengan pemberlakukan legislasi keperawatan.
3. Canadian Nurses Association (CNA)
CNA adalah asosiasi perawat nasional di Kanada. Mempunyai tujuan yang sama dengan ANA yaitu membuat standar praktek keperawatan, mengusahakan peningkatan standar praktek keperawatan, mendukung peningkatan profesionalisasi keperawatan dan meningkatkan kesejahteraan perawat. CNA juga berperan aktif meningkatkan mutu pendidikan keperawatan, pemberian izin bagi praktek keperawatan mandiri.
4.National League for Nursing (NLN)
NLN adalah suatu organisasi terbuka untuk semua orang yang berkaitan dengan keperawatan meliputi perawat, non perawat seperti asisten perawat (pekarya) dan agencies. Didirikan pada tahun 1952. Bertujuan untuk membantu pengembangan dan peningkatan mutu pelayanan keperawatan dan pendidikan keperawatan.
5. British Nurses Association (BNA)
BNA adalah asosiasi perawat nasional di Inggris. Didirikan pada tahun 1887 oleh Mrs. Fernwick. Bertujuan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan seluruh perawat di inggris dan berusaha memperoleh pengakuan terhadap profesi keperawatan.

Sumber :
https://syehaceh.wordpress.com/2008/06/03/organisasi-profesi-keperawatan/

Lihat profil user

10 Re: pilhan organisasi profesi : on Tue Oct 23, 2018 9:38 am

Nama: Dhea Kournikofa
Kelas: Akubis (Alfabank)

Pilihan profesi: Staff Keuangan
Organisasi : IAI (Ikatan Akuntan Indonesia)

Ikatan Akuntan Indonesia adalah organisasi yang menaungi profesi akuntan di Indonesia. Organisasi ini berdiri pada tahun 23 Desember 1957. Ikatan Akuntan Indonesia berfungsi menyelenggarakan ujian sertifikasi akuntan profesional, menyusun dan menetapkan kode etik profesi, serta menyusun dan standar praktik akuntansi seperti Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan.
IAI didirikan pada tanggal 23 Desember 1957 dengan dua tujuan yaitu:

Membimbing perkembangan akuntansi serta mempertinggi mutu pendidikan akuntan; dan
Mempertinggi mutu pekerjaan akuntan.
IAI bertanggungjawab menyelenggarakan ujian sertifikasi akuntan profesional (ujian Chartered Accountant-CA Indonesia), menjaga kompetensi melalui penyelenggaraan pendidikan profesional berkelanjutan, menyusun dan menetapkan kode etik, standar profesi, dan standar akuntansi, menerapkan penegakan disiplin anggota, serta mengembangkan profesi akuntan Indonesia.

IAI merupakan anggota International Federation of Accountants (IFAC), organisasi profesi akuntan dunia yang merepresentasikan lebih 3 juta akuntan yang bernaung dalam 170 asosiasi profesi akuntan yang tersebar di 130 negara. Sebagai anggota IFAC, IAI memiliki komitmen untuk melaksanakan semua standar internasional yang ditetapkan demi kualitas tinggi dan penguatan profesi akuntan di Indonesia. IAI juga merupakan anggota sekaligus pendiri ASEAN Federation of Accountants (AFA). Saat ini IAI menjadi sekretariat permanen AFA.


Sumber link: http://iaiglobal.or.id/v03/tentang_iai/tentang-iai



Terakhir diubah oleh dheasriyanni tanggal Tue Oct 23, 2018 9:39 am, total 1 kali diubah

Lihat profil user

11 Re: pilhan organisasi profesi : on Tue Oct 23, 2018 9:39 am

Organisasi resmi akuntansi Indonesia

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI, Indonesian Institute of Accountants) adalah organisasi profesi akuntan di Indonesia. Kantor sekretariatnya terletak di Graha Akuntan, Menteng, Jakarta.
Pada waktu Indonesia merdeka, hanya ada satu orang akuntan pribumi, yaitu Prof. Dr. Abutari, sedangkan Prof. Soemardjo lulus pendidikan akuntan di negeri Belanda pada tahun 1956. Akuntan-akuntan Indonesia pertama lulusan dalam negeri adalah Basuki Siddharta, Hendra Darmawan, Tan Tong Djoe, dan Go Tie Siem, mereka lulus pertengahan tahun 1957. Keempat akuntan ini bersama dengan Prof. Soemardjo mengambil prakarsa mendirikan perkumpulan akuntan untuk bangsa Indonesia. 
Hari Kamis, 17 Oktober 1957, kelima akuntan tadi mengadakan pertemuan di aula Universitas Indonesia (UI) dan bersepakat untuk mendirikan perkumpulan akuntan Indonesia. Karena pertemuan tersebut tidak dihadiri oleh semua akuntan yang ada maka diputuskan membentuk Panitia Persiapan Pendirian Perkumpulan Akuntan Indonesia. Panitia diminta menghubungi akuntan lainnya untuk menanyakan pendapat mereka. Dalam Panitia itu Prof. Soemardjo duduk sebagai ketua, Go Tie Siem sebagai penulis, Basuki Siddharta sebagai bendahara sedangkan Hendra Darmawan dan Tan Tong Djoe sebagai komisaris. Surat yang dikirimkan Panitia kepada 6 akuntan lainnya memperoleh jawaban setuju. Perkumpulan yang akhirnya diberi nama Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) akhirnya berdiri pada 23 Desember 1957, yaitu pada pertemuan ketiga yang diadakan di aula UI pada pukul 19.30.
Susunan pengurus pertama terdiri dari:
• Ketua: Prof. Dr. Soemardjo Tjitrosidojo
• Panitera: Drs. Mr. Go Tie Siem
• Bendahara: Drs. Sie Bing Tat (Basuki Siddharta)
• Komisaris: Dr. Tan Tong Djoe
• Komisaris: Drs. Oey Kwie Tek (Hendra Darmawan)
Keenam akuntan lainnya sebagai pendiri IAI adalah
• Prof. Dr. Abutari
• Tio Po Tjiang
• Tan Eng Oen
• Tang Siu Tjhan
• Liem Kwie Liang
• The Tik Him
Ketika itu, tujuan IAI adalah: 
1. Membimbing perkembangan akuntansi serta mempertinggi mutu pendidikan akuntan.
2. Mempertinggi mutu pekerjaan akuntan.
Sekarang IAI telah mengalami perkembangan yang sangat luas. Hal ini merupakan perkembangan yang wajar karena profesi akuntan tidak dapat dipisahkan dari dunia usaha yang mengalami perkembangan pesat. Salah satu bentuk perkembangan tersebut adalah meluasnya orientasi kegiatan profesi, tidak lagi semata-mata di bidang pendidikan akuntansi dan mutu pekerjaan akuntan, tetapi juga upaya-upaya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan peran dalam perumusan kebijakan publik.
Anggota individu terdiri dari anggota biasa, anggota luar biasa, dan anggota kehormatan. Anggota biasa adalah pemegang gelar akuntan atau sebutan akuntan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia dan pemegang sertifikat profesi akuntan yang diakui oleh IAI. Anggota luar biasa adalah sarjana ekonomi jurusan akuntansi atau yang serupa sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku yang terkait dengan profesi akuntan. Sedangkan anggota kehormatan adalah warga negara Indonesia yang telah berjasa bagi perkembangan profesi akuntan di Indonesia. Pada saat didirikannya, hanya ada 11 akuntan yang menjadi anggota IAI, yaitu para pendirinya. Dari waktu ke waktu anggota IAI terus bertambah. Para akuntan yang menjadi anggota IAI tersebar diseluruh Indonesia dan menduduki berbagai posisi strategis baik dilingkungan pemerintah maupun swasta.
Sebagaimana keputusan Kongres Luar Biasa IAI pada bulan Mei 2007, selain keanggotaan perorangan IAI juga memiliki keanggotaan berupa Asosiasi, dan pada saat ini IAI telah memiliki satu anggota Asosiasi yaitu Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), yang sebelumnya tergabung dalam IAI sebagai Kompartemen Akuntan Publik. Perusahaan pengguna jasa profesi akuntan sebagai corporate member. IAI juga membuka keanggotaan selain para akuntan, yaitu para mahasiswa akuntansi yang tergabung dalam junior member. Kegiatan IAI antara lain:
• Penyusunan Standar Akuntansi Keuangan
• Penyelenggaraan Ujian Sertifikasi Akuntan Manajemen (Certified Professional Management Accountant)
• Penyelenggaraan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL)
Pada skala internasional, IAI aktif dalam keanggotaan International Federation of Accountants (IFAC) sejak tahun 1997. Di tingkat ASEAN IAI menjadi anggota pendiri ASEAN Federation of Accountants (AFA). Keaktifan IAI di AFA pada periode 2006-2007 semakin penting dengan terpilihnya IAI menjadi Presiden dan Sekjen AFA. Selain kerjasama yang bersifat multilateral, kerjasama yang bersifat bilateral juga telah dijalin oleh IAI diantaranya dengan Malaysian Institute of Accountants (MIA) dan Certified Public Accountant (CPA)
http://jimmy-januar.blogspot.com/2010/11/organisasi-resmi-akuntansi-indonesia.html?m=1

Lihat profil user

12 Re: pilhan organisasi profesi : on Tue Oct 23, 2018 9:40 am

Profil IAI










Bahwa para Apoteker Indonesia merupakan bagian dari masyarakat Indonesia yang dianugerahi bekal ilmu pengetahuan dan teknologi serta keahlian di bidang kefarmasian, yang· dapat· dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemanusiaan, bagi peningkatan kesejahteraan rakyat, bagi pengembangan pribadi Warga Negara Republik Indonesia, untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Bahwa Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia merupakan satu-satunya organisasi para Apoteker Indonesia, yang merupakan perwujudan dari hasrat murni dan keinginan luhur para anggotanya, yang menyatakan untuk menyatukan diri dalam upaya mengembangkan profesi luhur kefarmasian di Indonesia pada umumnya dan martabat anggota pada khususnya.

Nama Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia ditetapkan dalam Kongres VII Ikatan Apoteker Indonesia di Jakarta pada tanggal 26 Februari 1965 dan merupakan kelanjutan dari Ikatan Apoteker Indonesia yang didirikan pada tanggal 18 Juni 1955, untuk jangka waktu yang tidak ditentukan

Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia mempunyai fungsi :

   Sebagai wadah berhimpun para Apoteker Indonesia.
   Menampung, memadukan, menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi Apoteker Indonesia.
   Membina para anggota dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan Profesi Farmasi dan IPTEK kefarmasian

Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia mempunyai Tugas Pokok :

   Mengadakan serta menyelenggarakan program kegiatan melalui pertemuan  ilmiah yang bersifat lokal, nasional dan internasional;
   Mengadakan dan membina hubungan dan kerjasama dengan organisasi nasional yang berkaitan dengan kefarmasian, kedokteran dan organisasi internasional serupa;
   Meningkatkan mutu pelayanan anggota kepada kemanusiaan dan masyarakat luas;
   Memantapkan peran anggota dalam usaha :
       Melindungi masyarakat terhadap pencemaran profesi, bahaya narkotika dan penyalahgunaan obat-obatan.
       Pengawasan kesehatan lingkungan, pemanfaatan dan pengamanan obat-obatan, makanan, minuman, kosmetika serta obat tradisional.
   Memberikan advokasi kepada anggota berkaitan dengan masalah  yurisprudensi;
   Mengadakan berbagai kegiatan lain yang dipandang perlu untuk mencapai Visi dan Misi Organisasi

Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia mempunyai Lambang, Bendera dan Hymne. Lambang atau Atribut Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia adalah Ular dan Cawan berwarnaMerah di dalam Inti Benzena berwarna Hitam dan di bagian bawahnya tertulis ISFI berwarna Hitam.

Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia memiliki Bendera yang terbuat dari kain berwarna Kuning Emas dengan Lambang Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia di tengah-tengah dan Padi berbulir 17 (tujuh belas) serta Bunga-bunga Kapas berjumlah 8 (delapan) di kiri dan kanannya dengan tulisan IKATAN SARJANA FARMASI INDONESIA di bawahnya.

(1) Anggota Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia adalah Apoteker Warga Negara Republik Indonesia lulusan Perguruan Tinggi dalam atau luar negeri yang ijazahnya diakui oleh Departemen Pendidikan Nasional, dengan cara mengajukan permintaan menjadi anggota serta memenuhi syarat yang ditentukan dalam Anggaran Rumah Tangga dan Peraturan Organisasi. Bagi Sarjana Farmasi yang sudah terdaftar sebagai anggota sebelum Anggaran Rumah Tangga ini ditetapkan, tidak gugur keanggotaannya;

(2) Anggota Muda Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia adalah Sarjana Farmasi Warga Negara Republik Indonesia lulusan Perguruan Tinggi dalam atau luar negeri yang ijazahnya diakui oleh Departemen Pendidikan Nasional, dengan cara mengajukan permintaan menjadi Anggota Muda serta memenuhi syarat yang ditentukan dalam Anggaran Rumah Tangga dan Peraturan organisasi;

(3) Anggota luar biasa Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia adalah Apoteker WNA yang diangkat oleh Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia karena berjasa dalam perkembangan IPTEK Farmasi dan atau profesi kefarmasian di Indonesia;

(4) Anggota Kehormatan Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia adalah Warga Negara Republik Indonesia bukan Apoteker atau Sarjana Farmasi, yang diangkat oleh Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia karena berjasa dalam perkembangan IPTEK Farmasi atau profesi kefarmasian di Indonesia




bounce Basketball

Lihat profil user

13 Re: pilhan organisasi profesi : on Tue Oct 23, 2018 9:42 am

Nama : Faizal Yusuf Afrizal
Kelas : Alfabank

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI, Indonesian Institute of Accountants) adalah organisasi profesi akuntan di Indonesia. Kantor sekretariatnya terletak di Graha Akuntan, Menteng, Jakarta.
Pada waktu Indonesia merdeka, hanya ada satu orang akuntan pribumi, yaitu Prof. Dr. Abutari, sedangkan Prof. Soemardjo lulus pendidikan akuntan di negeri Belanda pada tahun 1956. Akuntan-akuntan Indonesia pertama lulusan dalam negeri adalah Basuki Siddharta, Hendra Darmawan, Tan Tong Djoe, dan Go Tie Siem, mereka lulus pertengahan tahun 1957. Keempat akuntan ini bersama dengan Prof. Soemardjo mengambil prakarsa mendirikan perkumpulan akuntan untuk bangsa Indonesia. 
Hari Kamis, 17 Oktober 1957, kelima akuntan tadi mengadakan pertemuan di aula Universitas Indonesia (UI) dan bersepakat untuk mendirikan perkumpulan akuntan Indonesia. Karena pertemuan tersebut tidak dihadiri oleh semua akuntan yang ada maka diputuskan membentuk Panitia Persiapan Pendirian Perkumpulan Akuntan Indonesia. Panitia diminta menghubungi akuntan lainnya untuk menanyakan pendapat mereka. Dalam Panitia itu Prof. Soemardjo duduk sebagai ketua, Go Tie Siem sebagai penulis, Basuki Siddharta sebagai bendahara sedangkan Hendra Darmawan dan Tan Tong Djoe sebagai komisaris. Surat yang dikirimkan Panitia kepada 6 akuntan lainnya memperoleh jawaban setuju. Perkumpulan yang akhirnya diberi nama Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) akhirnya berdiri pada 23 Desember 1957, yaitu pada pertemuan ketiga yang diadakan di aula UI pada pukul 19.30.
Susunan pengurus pertama terdiri dari:
• Ketua: Prof. Dr. Soemardjo Tjitrosidojo
• Panitera: Drs. Mr. Go Tie Siem
• Bendahara: Drs. Sie Bing Tat (Basuki Siddharta)
• Komisaris: Dr. Tan Tong Djoe
• Komisaris: Drs. Oey Kwie Tek (Hendra Darmawan)
Keenam akuntan lainnya sebagai pendiri IAI adalah
• Prof. Dr. Abutari
• Tio Po Tjiang
• Tan Eng Oen
• Tang Siu Tjhan
• Liem Kwie Liang
• The Tik Him
Ketika itu, tujuan IAI adalah: 
1. Membimbing perkembangan akuntansi serta mempertinggi mutu pendidikan akuntan.
2. Mempertinggi mutu pekerjaan akuntan.
Sekarang IAI telah mengalami perkembangan yang sangat luas. Hal ini merupakan perkembangan yang wajar karena profesi akuntan tidak dapat dipisahkan dari dunia usaha yang mengalami perkembangan pesat. Salah satu bentuk perkembangan tersebut adalah meluasnya orientasi kegiatan profesi, tidak lagi semata-mata di bidang pendidikan akuntansi dan mutu pekerjaan akuntan, tetapi juga upaya-upaya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan peran dalam perumusan kebijakan publik.
Anggota individu terdiri dari anggota biasa, anggota luar biasa, dan anggota kehormatan. Anggota biasa adalah pemegang gelar akuntan atau sebutan akuntan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia dan pemegang sertifikat profesi akuntan yang diakui oleh IAI. Anggota luar biasa adalah sarjana ekonomi jurusan akuntansi atau yang serupa sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku yang terkait dengan profesi akuntan. Sedangkan anggota kehormatan adalah warga negara Indonesia yang telah berjasa bagi perkembangan profesi akuntan di Indonesia. Pada saat didirikannya, hanya ada 11 akuntan yang menjadi anggota IAI, yaitu para pendirinya. Dari waktu ke waktu anggota IAI terus bertambah. Para akuntan yang menjadi anggota IAI tersebar diseluruh Indonesia dan menduduki berbagai posisi strategis baik dilingkungan pemerintah maupun swasta.
Sebagaimana keputusan Kongres Luar Biasa IAI pada bulan Mei 2007, selain keanggotaan perorangan IAI juga memiliki keanggotaan berupa Asosiasi, dan pada saat ini IAI telah memiliki satu anggota Asosiasi yaitu Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), yang sebelumnya tergabung dalam IAI sebagai Kompartemen Akuntan Publik. Perusahaan pengguna jasa profesi akuntan sebagai corporate member. IAI juga membuka keanggotaan selain para akuntan, yaitu para mahasiswa akuntansi yang tergabung dalam junior member. Kegiatan IAI antara lain:
• Penyusunan Standar Akuntansi Keuangan
• Penyelenggaraan Ujian Sertifikasi Akuntan Manajemen (Certified Professional Management Accountant)
• Penyelenggaraan Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL)
Pada skala internasional, IAI aktif dalam keanggotaan International Federation of Accountants (IFAC) sejak tahun 1997. Di tingkat ASEAN IAI menjadi anggota pendiri ASEAN Federation of Accountants (AFA). Keaktifan IAI di AFA pada periode 2006-2007 semakin penting dengan terpilihnya IAI menjadi Presiden dan Sekjen AFA. Selain kerjasama yang bersifat multilateral, kerjasama yang bersifat bilateral juga telah dijalin oleh IAI diantaranya dengan Malaysian Institute of Accountants (MIA) dan Certified Public Accountant (CPA)
http://jimmy-januar.blogspot.com/2010/11/organisasi-resmi-akuntansi-indonesia.html?m=1

Lihat profil user

14 Re: pilhan organisasi profesi : on Tue Oct 23, 2018 10:02 am

Nama : Rr. Deva Dhiya Salsabila
Kelas : Alfabank

Ikatan Akuntan Indonesia yang kemudian disebut IAI, adalah organisasi profesi yang menaungi seluruh Akuntan Indonesia. Sebutan IAI dalam Bahasa Inggris adalah Institute of Indonesia Chartered Accountants.
IAI menjadi satu-satunya wadah yang merupakan profesi akuntan Indonesia secara keseluruhan, baik yang berpraktik sebagai akuntan sektor publik, akuntan bidang privat, akuntan pendidik, akuntan publik, akuntan manajemen, akuntan pajak, akuntan forensik, dan lainnya. IAI didirikan pada tanggal 23 Desember 1957 dengan dua tujuan yaitu:
1. Membimbing perkembangan akuntansi serta mempertinggi kualitas pendidikan akuntan, dan
2. Mempertinggi kualitas pekerjaan akuntan.
IAI bertanggung jawab atas ujian sertifikasi akuntan profesional (ujian Chartered Accountant-CA Indonesia) , pendidikan dan penerapan kode etik , standar profesi , dan standar akuntansi , serta mengembangkan profesi akuntan Indonesia.
IAI merupakan anggota International Federation of Accountants (IFAC), organisasi profesi akuntan dunia yang merepresentasikan lebih dari 3 juta akuntan yang bernaung dalam 170 asosiasi profesi akuntan yang tersebar di 130 negara. Sebagai anggota IFAC, IAI memiliki komitmen untuk menerapkan standar internasional yang sesuai dengan kualitas dan akuntabilitas di Indonesia. IAI juga merupakan anggota sekaligus pendiri ASEAN Federation of Accountants (AFA). Saat ini IAI menjadi sekretariat permanen AFA.
Sumber: http://iaiglobal.or.id/v03/tentang_iai/tentang-iai



Terakhir diubah oleh Deva Dhiya Salsabila tanggal Tue Oct 23, 2018 10:48 am, total 1 kali diubah

Lihat profil user

15 Re: pilhan organisasi profesi : on Tue Oct 23, 2018 10:05 am

Nama : Arbita Rosyida Azcarina
Kelas : Alfabank (Akubis)

Organisasi yang berhubungan dengan profesi guru akuntansi.
PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia)

Persatuan Guru Republik Indonesia (disingkat PGRI) adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya berprofesi sebagai guru. Organisasi ini didirikan dengan semangat perjuangan para guru pribumi pada zaman Belanda, pada tahun 1912 dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB).

Sejarah berdirinya PGRI
Pada awalnya organisasi perjuangan guru-guru pribumi pada zaman Belanda berdiri pada tahun 1912 dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB).

Organisasi ini bersifat unitaristik yang anggotanya terdiri dari para guru bantu, guru desa, kepala sekolah, dan penilik sekolah. Dengan latar pendidikan yang berbeda-beda, mereka umumnya bertugas di sekolah desa dan sekolah rakyat angka dua.
Tidak mudah bagi PGHB memperjuangkan nasib para anggotanya yang memiliki pangkat, status sosial dan latar belakang pendidikan yang berbeda. Sejalan dengan keadaan itu, di samping PGHB berkembang pula organisasi guru baru antara lain Persatuan Guru Bantu (PGB), Perserikatan Guru Desa (PGD), Persatuan Guru Ambachtsschool (PGAS), Perserikatan Normaalschool (PNS), Hogere Kweekschool Bond (HKSB), disamping organisasi guru yang bercorak keagamaan, kebangsaan atau lainnya seperti Christelijke Onderwijs Vereneging (COV), Katolieke Onderwijsbond (KOB), Vereneging Van Muloleerkrachten (VVM), dan Nederlands Indische Onderwijs Genootschap (NIOG) yang beranggotakan semua guru tanpa membedakan golongan agama.
Kesadaran kebangsaan dan semangat perjuangan yang sejak lama tumbuh mendorong para guru pribumi memperjuangkan persamaan hak dan posisi terhadap pihak Belanda. Hasilnya antara lain adalah kepala HIS yang dulu selalu dijabat oleh orang Belanda, satu per satu pindah ke tangan orang Indonesia. Semangat perjuangan ini makin berkobar dan memuncak pada kesadaran dan cita-cita kemerdekaan. Perjuangan guru tidak lagi perjuangan perbaikan nasib, tidak lagi perjuangan kesamaan hak dan posisi dengan Belanda, tetapi telah memuncak menjadi perjuangan nasional dengan teriak “merdeka”.
Pada tahun 1932 nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) diubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Perubahan nama ini mengejutkan pemerintah Belanda, karena kata “Indonesia” yang mencerminkan semangat kebangsaan sangat tidak disenangi oleh Belanda. Sebaliknya kata “Indonesia” ini sangat didambakan oleh guru dan bangsa Indonesia.
Pada zaman pendudukan Jepang segala organisasi dilarang, sekolah ditutup, Persatuan Guru Indonesia (PGI) tidak dapat lagi melakukan aktivitas.
Semangat proklamasi 17 Agustus 1945 menjiwai penyelenggaraan Kongres Guru Indonesia pada tanggal 24-25 November 1945 di Surakarta. Melalui kongres ini segala organisasi dan kelompok guru yang didasarkan atas perbedaan tamatan, lingkungan pekerjaan, lingkungan daerah, politik, agama dan suku, sepakat dihapuskan. Mereka adalah guru-guru yang aktif mengajar, pensiunan guru yang aktif berjuang, dan pegawai pendidikan Republik Indonesia yang baru dibentuk. Mereka bersatu untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di dalam kongres inilah, pada tanggal 25 November 1945 - seratus hari setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) didirikan.
Dengan semangat pekik “merdeka” bertalu-talu, di tengah bau mesiu pengeboman oleh tentara Inggris atas studio RRI Surakarta, mereka serentak bersatu untuk mengisi kemerdekaan dengan tiga tujuan:
1. Mempertahankan dan menyempurnakan Republik Indonesia.
2. Mempertinggi tingkat pendidikan dan pengajaran sesuai dengan dasar-dasar kerakyatan.
3. Membela hak dan nasib buruh umumnya, guru pada khususnya.
Sejak Kongres Guru Indonesia itu, semua guru Indonesia menyatakan dirinya bersatu di dalam wadah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Sifat-sifat PGRI
Sifat-sifat PGRI antara lain:
1. Unitaristik, tanpa memandang perbedaan ijazah, tempat kerja, kedudukan, agama, suku, golongan, gender, dan asal usul.
2. Independen, berlandaskan pada kemandirian dan kemitrasejajaran
3. Nonpartisan, bukan merupakan afiliasi dari partai politik.

Dasar hukum dan Hari Guru Nasional.
Dasar Hukum termaktub pada Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 yang merupakan sebagai tanda penghormatan kepada guru, pemerintah Republik Indonesia dengan, menetapkan hari lahir PGRI pada tanggal 25 November sebagai Hari guru nasional.

Sumber https://id.m.wikipedia.org/wiki/Persatuan_Guru_Republik_Indonesia

Lihat profil user

16 Re: pilhan organisasi profesi : on Tue Oct 23, 2018 10:17 am

Nama : Rudisetiawanaji
Kelas : D1 akuntansi bisnis (alfabank)




Tentang Askopindo

Alhamdulillah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat dan RahmatNYA, maka Asosiasi Konstruksi Pemborong Indonesia atau disingkat ASKOPINDO, telah dibentuk oleh para Badan Pendiri yang sebanyak 5(lima) orang.

Karena didorong oleh keinginan yang luhur, maka para pengusaha atau Pemborong Nasional yang khusus bergerak didalam bidang jasa konstruksi dengan dijiwai semangat persatuan dan kesatuan yang berlandaskan pancasila dan UUD tahun 1945.
Kami pengusaha jasa konstruksi sadar akan kedudukan, tugas, tanggungjawab dan kewajiban kami sebagai bagian dari masyarakat terhadap kelangsungan Pembangunan Nasional yang berkesinambungan agar tercapai masyarakat yang adil dan makmur serta sejahtera, sesuai amanah UU no 18 tahun 1999, semua pelaku pemborong jasa konstruksi perlu untuk menyatukan diri dan berhimpun dalam satu wadah organisasi unutk meningkatkan kemampuan, keahlian, kecerdasan, pengetahuan dan profesionalisme dalam rangka pelaksanaan pembangunan.

Agar semua tercapai maksud dan tujuan kita, maka dengan ini kami menyatakan berhimpun dalam satu organisasi yang kami beri nama “ASOSIASI KONSTRUKSI PEMBORONG INDONESIA” atau disingkat “ASKOPINDO”.

Visi dan Misi

Visi:

Mewujudkan pemborong yang profesional dan berdaya saing di bidang Jasa Pelaksanaan Konstruksi dalam rangka mewujudkan kehidupan dunia Usaha Nasional yang berdaya saing tinggi.

Misi:

» Meningkatkan kemampuan usaha bagi kepentingan anggota ASKOPINDO, sebagai pelaku-pelaku ekonomi nasional dibidang jasa konstruksi yang bersifat umum, dalam rangka mewujudkan kehidupan dunia usaha nasional yang berdaya saing.
» Membina hubungan dengan konsep dan program kemitraan yang sinergi dengan pelaku Usaha sebagai penyedia jasa, pada jasa pelaksana konstruksi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.
» Menghimpun dan membentuk kekuatan ekonoml secara bersa-ma dalam dunia usaha jasa pelaksana konstruksi sebagai terciptanya upaya saling mendukung sesama anggota ASKOPINDO.



Sumber: askopindo.org
Sumber : http://www.pubinfo.id/instansi-571--askopindo--asosiasi-konstruksi-pemborong-indonesia-.html

Lihat profil user

17 Re: pilhan organisasi profesi : on Tue Oct 23, 2018 10:36 am

Nama : Fajar Eko Prabowo lol!
Kelas : Alfabank
Profesi : Teknisi Persandian Negara



Makin banyaknya persoalan terkait cyber atau dunia maya mendorong kepolisian untuk mengembangkan Sub Direktorat Cyber Crime. Di antaranya akan ada penambahan personel dan menjadikannya Direktorat Cyber Crime.

Ungkapan itu disampaikan Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Komisaris Besar Martinus Sitompul. Ia mengatakan Polri akan mengembangkan Subdit Cyber Crime untuk mengatasi masalah di dunia maya, dan penyataan itu sebelumnya juga sempat disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Sudah dinyatakan bahwa akan ada pengembangan organisasi dalam upaya menghadapi perkembangan dunia cyber. Kita lihat bahwa banyak persoalan muncul terkait cyber crime, saat ini," ujar Martinus saat ditemui di kantor Divisi Humas Polri, Jakarta, Jum'at (30/12).

Martinus menjelaskan saat ini Subdit Cyber Crime masih berada di dalam Direktorat Reserse Kriminal Khusus pada tingkat Kepolisian Daerah. Tentu jumlah personel tidak terlalu banyak pada lantaran berbentuk sub direktorat sehingga pekerjaan personel terbatas.

Pada pengembangan ini, Martinus mengatakan Polri akan mengembangkan Subdit Cyber Crime menjadi Direktorat Cyber Crime pada 2017. Hal itu dilakukan agar Polri bisa mengatasi masalah di dunia maya lebih baik.

"Di samping itu, (kami harus memikirkan) bagaimana peralatan, penambahan sumber daya manusia dan anggaran. Agar bisa melakukan upaya menyelesaikan dan menjelaskan harapan presiden terkait situs yang mengucapkan ujaran kebencian," kata Martinus.

Martinus menjelaskan Polri tidak ragu untuk menindaklanjuti siapa pun yang dinilai melanggar hukum di dunia maya, dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan terlebih dahulu sebelum menyatakan bahwa orang tersebut bersalah.

Menurut Martinus Undang-Undang (UU) nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) adalah salah instrumen yang dapat digunakan oleh Polri dalam mengatasi masalah dunia maya. UU tersebut merupakan revisi dari UU nomor 11 tahun 2008.

"Karena UU ITE itu bisa membantu penyidik dalam upaya pencegahan, dan penegakan hukum. Seperti pencegahan, penyidik bisa memberitahu Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk memblokir situs tertentu," kata Martinus.



Terakhir diubah oleh fekopra tanggal Tue Oct 23, 2018 11:07 am, total 2 kali diubah

Lihat profil user

18 Re: pilhan organisasi profesi : on Tue Oct 23, 2018 10:57 am

Nama : Aulia Maghfira Octafiana
Kelas : Alfabank
PERHIMPUNAN MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA INDONESIA
THE INDONESIAN SOCIETY FOR PEOPLE MANAGEMENT – ISPM

VISI
DIAKUI SEBAGAI ORGANISASI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA KELAS DUNIA

MISI
MENDORONG PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESSIONAL PRAKTISI MANAJEMEN SUMBER DAYA MNAUSIA AGAR DAPAT DIAKUI DI TINGKAT INTERNASIONAL

TUJUAN STRATEGIK
Menghimpun kalangan praktisi dan professional yang secara langsung atau tidak langsung bertugas dan/atau menaruh minat yang tinggi dalam pengelolaan sumber daya manusia.
Menyediakan forum untuk mempererat hubungan dan membina jaringan informasi serta kerjasama antar anggota yang terhimpun dalam PMSM maupun dengan dunia internasional.
Mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan tentang kepemimpinan dan manajemen sumber daya manusia sesuai dengan perkembangan dinamika globalisasi.
Meningkatkan profesionalisme para anggota yang bergerak di bidang pengelolaan sumberdaya manusia melalui berbagai program pengembangan, pelatihan dan pengalihan pengetahuan serta ketrampilan.
TENTANG PMSM
PMSM merupakan merger/penggabungan yang disahkan pada Musyawarah Nasional tanggal 13 Mei 2000 antara dua organisasi yaitu : Asosiasi Pengembangan Sumber Daya Manusia Indonesia (APSDM) dan Asosiasi Manajemen Sumber Daya Manusia (AMSM). Penggabungan ini dianggap perlu karena visi dan misi kedua asosiasi profesi tersebut saling mendukung. Masing-masing asosiasi juga memiliki potensi pengelolaan dan pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang dapat dihimpun dalam suatu organisasi sehingga tercipta satu organisasi profesi manajemen sumber daya manusia yang lebih kuat dan efektif.

Sejak Munas Pertama, PMSM telah menyelenggarakan beberapa kali Konvensi Nasional SDM Indonesia, diskusi dan pelatihan bulanan, field trip, acara sosial dan partisipasi aktif dalam forum internasional : WFPMA (China), CIPD (UK), APFHRM (Hongkong, Srilangka, Filipina, India), ARTDO ( Malaysia, Macau, Taiwan, Filipina). PMSM juga telah sukses menyelenggarakan tiga kali pertemuan ARTDO yaitu dua kali di Jakarta dan ekali di Bali. Pada tahun 2010 PMSM juga telah memimpin delegasi Indonesia pada Asia Pacific Human Resource Congress 1 di Bangkok, Thailand. Terakhir menghadiri Konferensi ARTDO pada bulan Juli 2010 yang lalu.
Sumber:
https://www.pmsm-indonesia.com/about-us/

Lihat profil user

19 Nama : Natasya Agella on Fri Oct 26, 2018 6:14 am

Nama : Natasya Agella
Kelas : Akubis

Organisasi Profesi Perpajakan:

1.IKPI (IKATAN KONSULTAN PAJAK INDONESIA)



Konsultan pajak berupaya untuk berperan aktif membantu Pemerintah memasyarakatkan Undang – undang Perpajakan dan membantu para Wajib Pajak melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.
Bentuk Organisasi

IKPI merupakan organisasi profesi Konsultan Pajak di Indonesia yang mandiri, bersifat kemasyarakatan, dan independen.

Visi

Menjadikan IKPI organisasi Konsultan Pajak kelas dunia.

Misi

Memelihara perdamaian dengan memperbaiki hubungan internal dan eksternal serta menjalin kerjasama (mitra) dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kamar Dagang dan Industri (KADIN) serta dunia internasional.

Kegiatan Organisasi:

1. Menyelenggarakan seminar, ceramah, lokakarya, diskusi, PPL (Pengembangan Profesional Berkelanjutan), atau kegiatan sejenis untuk meningkatkan pengetahuan
anggota dan masyarakat Wajib Pajak;
2. Menyediakan informasi perpajakan
3. Membuat pedoman sikap dan tata cara anggotanya melaksanakan profesinya
4. Melakukan penelitian dan pengkajian di bidang perpajakan;
5. Melaksanakan pengawasan dan penetapan sanksi terhadap pelanggaran disiplin dan Kode Etik IKPI;
6. Memelihara hubungan kerjasama yang lebih baik dengan pemerintah, dunia usaha dan masyarakat luas;
7. Berperan serta dalam forum internasional di bidang perpajakan, dalam bentuk seminar, konferensi, pertukaran informasi, dll.
8. Melakukan kegiatan dan usaha lain yang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART).

Sumber : http://www.ikpi.or.id/content/tentang-kami

Lihat profil user

Sponsored content


Kembali Ke Atas  Message [Halaman 1 dari 1]

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik